Selasa, 03 Maret 2020

Pemahaman Perbedaan Gender

momod
Bismillahirrohmaanirrohim..

Assalamualaikum teman bunsay jateng semua.. πŸ‘‹πŸ»:

Alhamdulillah saya bisa ikut dan jadi momod utk diskusi malam ini dengan Materi "Pemahaman Perbedaan Gender "


Apakah itu gender ?
Samakah dengan sex/jenis kelamin?
Pentingkah pemahaman gender sejak dini ke anak anak?

Semua akan kita bahas bareng2

Yuk mari kita diskusi bareng bareng biar semakin paham akan
si "GENDER" ini .
Mb Lena :
Gender --> lebih ke peran di kehidupan, peran sebagai laki-laki dan perempuan.
Mb Prastika :
Gender adalah serangkaian karakteristik yang terikat kepada dan membedakan maskulinitas dan femininitas. Karakeristik tersebut dapat mencakup jenis kelamin (laki-laki, perempuan, atau interseks), hal yang ditentukan berdasarkan jenis kelamin (struktur sosial sepeti peran gender), atau identitas gender.[1][2][3] Orang-orang yang tidak mengidentifikasi dirinya sebagai pria atau wanita umumnya dikelompokkan ke dalam masyarakat nonbiner atau genderqueer. Beberapa kebudayaan memiliki peran gender spesifik yang berbeda dari "pria" dan "wanita" yang secara kolektif disebut sebagai gender ketiga seperti golongan Bissu di masyarakat Bugis di Sulawesi dan orang hijra di Asia Selatan.

Dikutip dr web Wikipedia
mb ida:
Para feminis sering menggunakan kalimat kesetaraan gender..hehe

Seolah2 1 gender lebih dari yg lain..

Itu salah satu pentingnya pendidikan fitrah seksualitas sejak dini agar anak TDK mudah terjebak dg pendapat umum yg blm tentu kebenarannya..
Mb Dessy :
Gender titik beratnya kepada sifat, perilaku, karakteristik khusus pada pria maupun wanita, keberadaannya dibentuk oleh tatanan masyarakat tertentu.
mb Nurul :
Bener ya mbak.

 sering banget
saya denger di media media ,
Ada kesetaraan gender, persamaan gender..
Mb Dessy :
Isu yang perlu diluruskan ini mba. Agar tidak menciderai fitrah laki2 ataupun fitrah perempuan.
Mb Aryani :
Setuju banget mbak Dessy, kesannya kayak perempuan gak boleh kalah sama laki2 gtu ya, wah klo mindsetnya udh seperti itu, khawatirnya terbawa juga dlm rumah tangga, sehingga lbh dominan drpd suami. Apalagi misalkan gaji si istri lbh gede dari suami. Naudzubillah
mb Dessy
Kalau masing2 baik laki2 atau perempuan udah paham tanggungjawabnga masing2 insya Allah gak akan ada istilah kesetaraan atau persamaan gender. Yang ada saling melengkapi satu sama lain kayak yang disampaikan di slide terakhir ya "bermitra secara harmonis".
Mb Farikhah
Pengen nanggapi soal kesetaraan gender -- klo saya setuju soal ini dalam bidang pendidikan, krn laki laki maupun perempuan punya hak yg sama dalam hal mendapat pendidikan hehe...

Tapi klo soal fitrah, apalagi utk muslim kita semua pasti paham aturan disana jelas antara hak dan kewajiban laki dan perempuan☺
respon mb Hafshoh ke mb Dessy
Cakep penjelasannya mba...

Saya malah baru tahu kalau istilah gender itu lebih ke peranannya dan kesetaraan gender yang diusung feminis karena merasa wanita lebih rendah dari kaum laki-laki padahal sejatinya wanita itu diciptakan untuk melengkapi laki-laki dan sebagai partner melestarikan keturunan dan memberikan kenyamanan
Mb ida
Iyess...
Sebenernya laki2 dan perempuan SDH setara
Tapi mereka ada di bidangnya masing2..

Dan perempuan(sbg istri) juga harus sadar bahwa tugasnya taat pada suami TDK bisa di tawar.

Laki2(sbg suami)juga harus sadar bahwa  sbg pemimpin,SDH tugasnya utk mendidik klg(istri n anak2)
respon mb Hafshoh
Saya baru sadar dengan penjelasan mba Ida saat suami sebagai pemimpin dan kita perempuan harus taat maka sebenarnya suami tidak lebih tinggi posisinya hanya saja dipilih untuk memimpin seperti saat kita dalam suatu kelompok dipilih pemimpin maka sebenarnya posisi kita sama hanya saja perannya untuk melindungi dan bertanggung jawab penuh pada orang-orang yang dipimpinnya

Awal pernikahan hal inilah yang membuat saya sering berselisih dengan suami karena belum siap dipimpin karena karakter yang keras dan kurang pemahaman dan keimanan
Pertanyaan
Mau bertanya mba

Hapshoh
Saya masih agak bingung dengan pemahaman gender yang bisa berubah sesuai dengan budaya dan zaman itu mengacu kemana ya mba? Apakah profesi? Contohnya seperti apa ya?
dijawab oleh mb Aryani
Bismillah

Perubahan pemahaman gender berubah karena budaya/zaman, mungkin dari pola asuh atau media.
Pola asuh, misal anak laki2 berada dlam keluarga yg mayoritas perempuan, bermain bersama, namun orgtua kurang menguatkan sisi maskulinnya/kurang pengawasan, sehingga si anak lelaki ini meniru gaya saudara perempuannya.

Kalau dari media, seperti yg pernah disampaikan oleh kelompok 6, contohnya mungkin anak melihat/mengidolakan artis2 k-pop sehingga meniru gayanya.

Kalau profesi, kembali lagi ke orgtua, jika orangtua memberi pengertian tentang gender itu sendiri, insyaAllah anak tetap aman wlpn melakoni profesi yang mayoritas dilakukan oleh lawan jenis.

Contohnya anak laki2 kok suka maen masak2an? Anak perempuan kok suka maen mobil2an? Kita jgn terlalu cepat melabeli anak, tapi bisa dengan memberi pemahaman, untuk anak laki2 yang suka maen masak2an, "wah adek belajar masak ya, biar besok kalau tinggal jauh dari ibu, bisa masak sendiri ya, atau bisa bantu istri menyiapkan makan".

Anak perempuan yang suka maen mobil2an, mungkin seperti yang pernah disampaikan mbak Diya, kita sertakan maenan boneka, bonekanya sedang naek mobil.
Mb ida
Jadi ingat dg salah satu buku yg pernah saya baca..

Ttg  *surga di telapak kaki ibu*

Sebagai anak maka tugas kita utk mencari surga lewat orgtua (berbakti pada orgtua)

Dan sebagai ibu..
Kita harus bekerja keras utk bisa mengajak anak2 kita melangkah menuju surga.

Jangan sampai terbersit dlm hati kita *surga kan di telapak kakiku jadi sbg anak kamu hrs ikut apa kataku*

Smg kita di jauhkan dr sifat2 sombong semacam iniπŸ™πŸ™
Respon Mb Hafshoh
Penjelasan yang rinci dan mudah difahami mba khususnya dalam mengarahkan fitrah anak-anak

Intinya perubahan bisa terjadi karena faktor zaman tetapi peran ibu bagi perempuan dan ayah bagi laki-laki terap dan kewajiban masing-masing sudah jelas dalam Islam ya mba
Mb Nurul
Adakah yg bisa memberikan contoh sederhana , cara kita sebagai orang tua mengenalkan pemahaman gender ke anak anak kita ?

Misal memberikan contoh ke anak umur batita
Dijawab oleh Mb Aryani
Lebih sederhananya mnrt saya, kalo anak perempuan, dekatkan dgn ibu, dia akan mencontoh apa saja yg dilakukan ibunya, begitu juga dgn anak laki2 dia akan meniru apa saja yg dilakukan ayahnya 😊

Bisa juga melalui mainan, pengenalan berbagai profesi, buku edukasi sesuai jenis kelaminnya
Mb ida
Boleh nambahin sedikit ya mbak...

Karena ini berdasar pengalaman pribadi jadi saya kepingin berbagi di sini..

Ada anak tetangga laki2 yg saat bermain peran dia berperan sbg ibu,ternyata dia di suruh sama teman yg lbh besar jadi tdk berani menolak( klo g mau bukan bolone😬)

Itulah pentingnya pendampingan anak saat  bermain.

Dan perlu di tekankan ke anak klo laki2 Tek boleh berperan sbg perempuan.
Dan ajarkan anak utk berani menolak .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar