Kamis, 25 April 2019

Game Level 2, Day 1, Kelas Bunda Sayang

Melatih kemandirian pada anak bukanlah hal mudah. Karena saya adalah tipe orang yang gak tegaan. Dan rasa khawatir saya yang terlalu tinggi sering membuat suami kadang gemes mungkin. Biasanya yang telaten melatih kemandirian anak kami adalah suami. Kali ini saya benar-benar merasa tertantang. Karena bagaimana pun juga kelak ananda akan terus tumbuh besar dan dewasa dan tak selamanya bergantung kepada orang tua.

Diminggu pertama pada level ini saya ingin menantang diri saya untuk melatih kak Qila agar berani bersosialisasi alias bermain dengan teman tanpa ditemani bunda. Bundanya hanya memantau dari kejauhan dan selebihnya kak Qila main sendiri.

Hari ini kak Qila minta main dirumah tetangga sebelah, biasanya bunda selalse nemenin, tapi kali ini kakak main sendiri. Dan waowwww,,,, ternyata ketika dipamiti pulang kak Qila ngizinin bundanya pulang.

Bunda : Kak, kakak main disini sendiri ya sama dek Arul, adek Mecca udah ngantuk nih, bunda mau ngelonin adek dulu..

Qila : Iya Bunda, nanti pintunya jangan ditutup ya...

begitu lah pesan si kakak...

Bagiku itu semua  jawaban menakjubkan,,, Aku tak pernah menyangka kalau anakku ternyata sudah ingin mandiri. Ia mungkin senang main tanpa ditemani Bundanya, malah sampi pesan agar bunda tidak menutup pintu. Mungkin kakak nanti mau pulang sendiri batinku. Akhirnya dengan Bismillah,,, Alhamdulillah hari pertama kk berhasil main tanpa ditemani bunda dan tanpa drama tangisan juga. Tentunya hal ini membuat bundanya berbunga-bunga :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar