Sabtu, 29 Februari 2020

Pentingnya Aqil Baligh secara bersamaan

Pertanyaan 1 dr mba Tika

Bismillah

Mbk saya mau tanya
Bagaimana jika ada seorang laki-laki sudah baliqh tapi belum aqil.
Jadi usianya 28 tahun tapi belum bisa mengambil keputusan sendiri
Contoh : dia sedang dikos, mau pulang tapi hujan. Akhirnya dia telfon ibu dan kakak2nya hanya untuk bertanya sebaiknya pulang rumah atau tetap dikos.
Sampai terjadinya LGBT juga
Dan sebagai orang tua juga tidak mungkin mengulang fitrah yang belum tuntas saat kecil karena selain sudah tua ,mereka juga sibuk dengan pekerjaan.


Jawaban
Bismillahirrahmanirrahim
Kasus Aqil & baligh yg terjadi tidak bersamaan memang byk terjadi akhir-akhir ini, paparan media digital dan kemudahan secara instan membuat anak-anak baligh lebih dulu tapi blm Aqil, peran orang tua dan keluarga sangat penting disini utk membantu si anak tuntas dalam tahap Aqil nya, memberi si anak kesempatan serta kepercayaan untuk mengambil keputusan walau pun mulai dari hal-hal kecil, beri motivasi positif agar anak percaya bahwa dirinya mampu menyelesaikan masalahnya,
Kasus tahap an Aqil yang terlambat umunya karena mereka dapat dengan mudah mendapatkan apa yg mereka mau (tanpa usaha, tantangan ataupun kesulitan) ini kah yg akhrnya memicu si anak menjadi anak "manja" serta belum mampu berfikir sesuai usianya (28y)

Untuk kasus terjadinya LGBT maka fitrah keimanan harus betul-betul diajarkan lagi kepada pelaku, ex : soal perbedaan gender dan bagaimana Allah SWT telah memberikan fitrah laki-laki yang berpasangan (menikah) dengan perempuan,, Bukan menyukai sesama jenis. pengawasan serta pendampingan dari org tua, dokter, psikolog maupun psikiater sangat penting utk mereka yang sdh terlanjur terpapar LGBT, pelaku dan keluarga harus sama2 mau terbuka (jujur)atas masalah yg sedang mereka alami lantas berusaha menemukan solusi bersama dengan bantuan pihak ke 3 (dalam hal ini dr pihak 2 yg lebih profesional dlm menangani kasus LGBT)

Jadi temukan masalah - dapatkan solusi
Pertanyaan ke 2 dr mba Lena
Assalamu'alaikum..

Lena

Orang tua zaman now semua sedang galau bahkan sudah "kepontalan" mengejar cepatnya zaman berubah, pertanyaannya, bagaimana bila masa emas persiapan aqil baliqh sudah terlewat saat orang tua tersadar?

Bagaimana sikap dan peran kita sebagai seorang ibu dan masyarakat dalam menerima kembali anak-anak pelaku kejahatan di kasus-kasus yg telah dicontohkan diatas?

Terima kasih, mohon pencerahannya..
Pertanyaan kedua.

Alhamdulillah org tua sadar. Ya harus pendampingan tuntas memang.

Dan kekuatan do'a. Betul sekali mbak @⁨Afif Faiq_Ibune ArichπŸ˜‡⁩

Dulu pernah dapat cerita entah kok lupa drmana. Eh dr bunda Nia pengarang buku Muhammad is My Hero.

Cerita nyata ttg seorang kakek yg jd hafidz Quran di usia tuanya.

Padahal masa mudanya si kakek itu adlh seorang berandalanlah.

Saat ditanya knp, rahasia sukses bisa jdi hafidz di usia tua. Jawab si kakek krna dr doa almh ibunya yg tak putus mendoakannya. Sejak dia remaja.

Si ibu udah ikhlas, menerima anaknya yg saat itu dia seorang berandalan.


Kamu anakku, dan perilakumu sekarang ini memang tak patut (buat resah), mabuk, judi dll. Tapi ibu ikhlas. Yg bisa ibu lakukan skrg ini ya berdoa. Krn ibu jg udah brusaha ngingetin anaknya.

Jd yg dilakukan si ibu tiap anaknya pulang mabuk2an.
Nggak marah, nggak gelo, tetep sabar dan bilang.
Alhamdulillah anak ibu calon hafidz Quran sdh pulang. (Meski pulang dlm keadaan mabuk)

Doa ibu tanpa henti tanpa putus.

Akhirnya suatu saat hidayah datang.
Anaknya tobat. Pas ibunya udah meninggal. Dan bisa jadi hafidz saat usia tua.

Krg lebih bgtu ceritanya. Daa ini nyata.

Jd sbg orgtua, memang jg putus harapan.
Terutama ibu.
Do'a dr Ibu.
Pertanyaan ke 3
Mba mau bertanya :

Hapshoh
Saat anak belum mencapai usia aqil baligh sebaiknya kita sampaikan ilmu tentang seksualitas dan reproduksi secara gamblang tanpa diminta atau menunggu momen anak bertanya?
Dr buku Mb Kiki menjelaskan ttg momen anak bertanya seputar sex edu pasti akan ada masanya.
Dan kita harus siap karena kdg pertanyaan anak kadang tak terduga.

Kalau tanpa diminta ya, kita harus siapkan waktu juga, momen yg pas juga bisa.

Secara gamblang maksudnya gimana?

Bijaknya itu terus terang tidak pakai istilah.
Misal kaya alat kelamin pria, jg dibilang burung.  Jadi agar mereka terbiasa. Dan itu bukan hal yg tabu tapi bagian dr pendidikan yg harus mereka ketahui.

Yg harus dipersiapkan adalah CARA kita menyampaikan kepada mereka. Tentunya dg bahasa dan cara2 yg bisa dimengerti oleh mereka.
Bisa dg sarana buku, alat peraga dll.
Pertanyaan 4:
dr mba Oky
Mendengar Aqil dan baligh yg ada dipemikiranku..

sunat anak laki2 waktu masih bayi.. ini nanti ada efekny waktu dewasa terkait aqil balighny g ya.?

#tanya plus curhat 😁
Efek ke aqil balighnya sepertinya mgkin tidak terlalu signifikan menurutku. Ini pendapat pribadi saya sndri mbak Oky.

Karena sunat itu kan apalagi bagi anak laki2 wajib ya. Terkait dengan kesehatan (untuk alat kelamin laki2 yg memang beda dg alat kelamin perempuan).

Efeknya mungkin ke psikologis anak yg biasanya nanya,
Ma aku sunatnya kapan? Temen2ku udah pada sunat.

Jawab mama:
Kamu udah disunat waktu masih bayi.

Daan bersiaplah dg pertanyaan anak lainya..
Kok temenku g disunat waktu bayi ma?
Kenapa aku disunat waktu bayi?
Sunat itu sakit g ma?

Nah, di momen ini juga bisa mulai diajarkan ttg sex edu pada si anak.

Wallahu'alam
respon mb tika:
Biasanya perubahan apa mb kalau anak hbs sunat..seputar sex edu maksutnya
Hal2 apa saja yg ditanyakan hehe
respon mb nine:
Nah, teman2 disini ada yg udah pengalaman anaknya disunat?

Mungkin bisa sharing juga πŸ™πŸ»

Untuk laki2 ini momen pas bisa mulai mengajarkan ttg sex edu. Masalah aqil baligh, kewajibanya, ttg mmpi basah, ketertarikan thd perempuan (dan hal itu wajar)

Tugas ayah nih
jawab mb Anggi:
Pembelajaran ttg fikih Mb.. apalagi kalos sunatnya Uda di atas 9th..kewajiban syariat apa sj yg wajib dilaksanakan..misal ketika mimpi bsh apa yg hrs si anak lakukan.
Orang tua harus menjaga komunikasi yg baik dg anak, misal anak cerita ttg teman perempuan di sekolahnya.jangan langsung parno, jadilah pendengar yg baik krna sesungguhnya tertarik pd lwan jenis di usia belia/remaja itu hal yg wajar, yang penting sllu diingatkan ttg hukum syariah Islam..bahwa tdk ada pacar an dlm Islam dsb

respon mb Farikhah :
Menjadi pendengar yg baik bagi anak ya
Respon mb Anggi :
Bangeet mba..dan ada tehnik berbicara pd anak laki 2 dan perempuan (krna tehniknya berbeda)
Kata Bu Aisyah
πŸŽ€Orang tua harus menguatkan dulu keimanannya sendiri kemudian meneruskan nya ke anak, orang tua harus paham betul step by step nya ketika anak akan memasuki masa Aqil baligh agar tdk "kecolongan"
Ilmu yang cukup serta mau mengaplikasikan ilmu tsb kpd anak2 in shaa Allah bisa utk menghadapi masa Aqil baligh anak

πŸŽ€Makanya itu jd orang tua *wajib belajar* bagaimana seharusnya menjadi orang tua yg baik. Karena yg umum di masyarakat kebanyakan orang tua lebih berfokus ke pemenuhan kebutuhan fisik anak (pertumbuhannya, kebutuhan sekolah akademik), tapi kebutuhan lain spti emosi sama sex edunya masih kurang)

πŸŽ€Karena saat aqil baligh sudah harus menjadi mandiri, maka dr sekarang sudah harus benar2 dilihat minat anak kemana, jadi pas waktunya udah tau mau ngapain sebagai bentuk tanggung jawab terhadap dirinya

πŸŽ€Kalau dalam islam yg sebenar2nya ya, anak lelaki yg sdh aqil baligh itu seharusnya sudah bisa memenuhi kebutuhanya sendiri.

Kalau orang tua masih ngasih ke dia, namanya sedekah. Sedekah kepada anak laki2.

Beda halnya dg perempuan. Meskipun sudah aqil baligh, kewajiban orang tua masih tetap kepadanya sampai ia telah menikah.

Maka dalam hal waris kenapa bagian laki2 lebih banyak drpda yg perempuan 2:1

Krn sesungguhnya tanggung jawab anak lelaki ketika dia telah aqil baligh ada pada dirinya sendiri. Wallahu 'alam
respon mb Saras:
Saya lupa dapat materi dari siapa..

Iya betul, sekarang ortu lebih banyak fokus pada pertumbuhan fisik dan emosional janin/bayi..

Contoh doanya seorang ibu hamil minta agar bayi yg dilahirkan nanti sehat jasmani rohani, lengkap anggota tubuhnya.

Nah saat sdh lahir doanya ditambah semoga menjadi anak berguna, Nusa, bangsa dan agama. Bukannya tidak baik...

Namun lupa meminta pada Dzat Yang Maha Kuasa : *Semoga kelak Allah mudahkan ia utk menegakkan sholatnya*, memudahkan ia utk punya akidah yg lurus.

Pertanyaan 5:
Lanjut pertanyaan dr mba Desy

Dessy

Jadi kiat2nya gmn ya persiapan orangtua dan anak nanti ketika mendekati usia aqil baligh?
respon mb nine
Sekilas baca pengantar ttg aqil baligh ternyata faktor awal pernikahan pemilihan calon ayah/ibu juga berpengaruh.
respon mb ayuk
Betul mbak kmr. Belajar dr ummu balqis tentang pra nikah..
*Jangan membawa setumpuk PR dalam pernikahan*
respon mb Anggi
Misal kalo dr sblm nikah Uda tahu si Fulan misal punya perangai yg buruk dan ttp nikah (dg alasan berharap kalo Uda nikah ia kan berubah) itu adl hal yg keliru.krna tdk ada yg bs menjamin bahwa si Fulan akan berubah menjadi baik
tambahan dari mb nine:
Selain itu, td sempet diskusi di grup 5 juga, masih ada kaitan tentang ketuntasan motorik juga untuk fase2 anak menghadapi masa pra balighnya.

Untuk emosinya, anak-anak juga harus dipenuhi tanki cintanya, menurut kajian dr.Aisah dahlan, anak 3 tahun sudah bisa diamati bahasa cintanya, apakah pelukan, pujian, hadiah, waktu kebersamaan atau pelayanan. Dan ini harus dipenuhi oleh kedua orang tua untuk memperlancar komunikasi orgtua thd anak.
tambahan dri mb Ayuk
Jadi kalau tahu calon pasangan ( misal kurang tekun solat ) jangan harap habis nikah jadi rajin solat...iya kalau rajin kalau tetap tidak rajin solat... Akan jd PR besar di pernikahan, dan ini memicu konflik yang bisa merusak berkahnya suatu pernikahan
Mb Nine :
Selling Skills a life skills

Kesuksesan Rasulullah SAW sudah banyak dibahas dan diulas oleh para ahli sejarah Islam maupun Barat. Namun ada salah satu sisi Muhammad SAW ternyata jarang dibahas dan kurang mendapat perhatian oleh para ahli sejarah maupun agama yaitu sisinya sebagai seorang salesman ulung. Padahal cara jualan  yang dijalankan Rasulullah SAW hingga kini maupun di masa mendatang akan selalu relevan diterapkan dalam bisnis modern.

Nabi Muhammad SAW berkiprah dalam waktu lebih dari 20 tahun di bidang wirausaha (perdagangan), sehingga beliau dikenal di Yaman, Syiria, Basrah, Iraq, Yordania, dan kota-kota perdagangan di Jazirah Arab. Namun demikian, uraian mendalam tentang pengalaman dan keterampilan dagangnya kurang memperoleh pengamatan selama ini.

Rasul mempunyai pengalaman yang pahit, dilahirkan dalam keadaan yatim, ketika ayahnya sudah tiada. Pada usia enam tahun, dalam perjalanan kembali dari Yatsrib sesudah menengok makam ayahnya, Nabi Muhammad SAW kembali kehilangan orangtua karena saat itu ibunya pun wafat. Dalam usia enam tahun Nabi Muhammad SAW sudah menjadi yatim piatu. Sampai usia delapan tahun 2 bulan beliau dibina dan dididik oleh kakeknya, Abdul Muthalib, seorang yang terpandang waktu itu. Usia itu sepeninggal kakeknya, diasuh oleh pamannya, Abu Thalib. Mulai saat itulah pemuda kecil Muhammad mulai mencari nafkah sendiri dengan menggembala kambing.

Pada usia 12 tahun, Nabi Muhammad SAW diajak oleh pamannya berdagang ke Syiria yang berjarak ribuan kilometer dari kota mekah. Perjalanan yang begitu jauh yang ditempuh oleh seorang anak berusia 12 tahun tanpa menggunakan mobil ataupun pesawat sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang zaman sekarang. Sepulang dari Syiria, Nabi Muhammad SAW sangat sering mengadakan bisnis sampai beliau dikenal di Jazirah Arab sebagai seorang pengusaha Muda yang sukses.

Reputasi Nabi Muhammad SAW dalam dunia bisnis dilaporkan antara lain oleh Muhaddits Abdul Razzaq. Ketika mencapai usia dewasa beliau memilih perkerjaan sebagai pedagang/wirausaha. Pada saat belum memiliki modal, beliau menjadi manajer perdagangan para investor (shohibul mal) berdasarkan bagi hasil. Seorang investor besar Makkah, Khadijah, mengangkatnya sebagai manajer ke pusat perdagangan Habshah di Yaman. Kecakapannya sebagai salesman telah mendatangkan keuntungan besar baginya dan investornya.Tidak satu pun jenis bisnis yang ia tangani mendapat kerugian. Ia juga empat kali memimpin ekspedisi perdagangan untuk Khadijah ke Syiria, Jorash, dan Bahrain di sebelah timur Semenanjung Arab.

Kesuksesan Nabi Muhammad SAW ternyata bisa menghasilkan berbisnis tanpa meninggalkan, mengabaikan atau tanpa melakukan kompromi dengan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan amanah. Strateginya juga ternyata sebagai refleksi dari 4 sifat utama beliau yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah.

Sebelum menjadi mudharib (fund manager) dari harta Khadijah, ia kerap melakukan lawatan bisnis, seperti ke kota Busrah di Syiria dan Yaman. Dalam Sirah Halabiyah dikisahkan, ia sempat melakukan empat lawatan dagang untuk Khadijah, dua ke Habsyah dan dua lagi ke Jorasy, serta ke Yaman bersama Maisarah. Ia juga melakukan beberapa perlawatan ke Bahrain dan Abisinia. Perjalanan dagang ke Syiria adalah perjalanan atas nama Khadijah yang kelima, di samping perjalanannya sendiri- yang keenam-termasuk perjalanan yang dilakukan bersama pamannya ketika Nabi berusia 12 tahun.

Di pertengahan usia 30-an, ia banyak terlibat dalam bidang perdagangan seperti kebanyakan pedagang-pedagang lainnya. Tiga dari perjalanan dagang Nabi setelah menikah, telah dicatat dalam sejarah: pertama, perjalanan dagang ke Yaman, kedua, ke Najd, dan ketiga ke Najran. Diceritakan juga bahwa di samping perjalanan-perjalanan tersebut, Nabi terlibat dalam urusan dagang yang besar, selama musim-musim haji, di festival dagang Ukaz dan Dzul Majaz. Sedangkan musim lain, Nabi sibuk mengurus perdagangan grosir pasar-pasar kota Makkah

Dalam menjalankan bisnisnya Nabi Muhammad SAW jelas menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang jitu dan handal sehingga bisnisnya tetap untung dan tidak pernah merugi

Kemampuan berkomunikasi dan menjual  dari pengalaman masa lalunya inilah, yang membuat Rasulullah mudah masuk ke komunitas apapun  dan mempengaruhi orang, sehingga Islam berkembang pesat.

Kemampuan membangun rapport (hubungan),  persuasif, objection handling (mengatasi penolakan), manajemen mental yang kuat, membaca prilaku orang, keramahan dan melakukan penutupan penjualan, adalah kemampuan dasar  tenaga penjual dan Rasulullah menguasai semua skills itu.

Kita boleh sebut nama tokoh tenaga penjualan dunia, tapi pernahkah dari mereka menjual atau mempengaruhi orang lain untuk memeluk agama tertentu dan begitu berhasilnya kemapuan ketrampilan penjualan Rasulullah sehingga yang masuk islam bukan hanya kelompok tapi satu negara. Yang perlu diingat, orang-orang kafir mekah dan madinah saat itu telah memeluk agama berhala selama puluhan  tahun tapi Rasulullah bisa membuatnya pindah. Ini ibarat kita masuk perusahaan yang sudah punya suplier tetap puluhan tahun dan kita masuk untuk pindah supllier ke produk kita. Ini adalah pekerjaan berat penuh tantangan

Saat saya ngobrol dengan James Gwee, Ia bilang “saya mungkin saja bisa kehilangan semua aset saya, tapi saya tidak mau dan akan  fight untuk memastikan ketrampilan menjual saya tidak hilang. Karena ini aset sebenarnya”

Tidak mengherankan pakar business properti dan kekayaan Robert kiosaki  bilang “selling skills are life skills”

Tumbuhnya anak muda yang berbisnis saat ini merupakan khabar baik, tapi sayangnya mereka terlalu mengandalkan media on line. Dunia digital adalah hal bagus untuk menggapai sukses, tapi yang sering dilupakan ketrampilan inti dari bisnis adalah “MENJUAL” dan yang dimaksud menjual adalah tetap cara klasik, yaitu one on one/Group selling secara tatap muka.

Begitu juga dengan umat islam, seharunya selalu perdalam ketrampilan menjual, karena ketrampilan ini adalah skills Rasulullah. Seorang tenaga penjual yang hebat akan muda dalam berdakwah dan mengajak orang pada kebaikan. Dan ini bisa diterapkan pada berbagai  konteks di berbagai peran kita

Tidak ada kewajiban mutlak belajar ketrampilan penjualan. Tapi bukankah menyempurnkan sesuatu yang wajib dilakukan melalui sesuatu kegiatan  dan bila tanpa kegiatan ini sesuatu yang wajib ini menjadi kurang sempurna, maka kegiatan ini bisa menjadi wajib. Dan kegiatan ini adalah “BELAJAR KETRAMPILAN MENJUAL DAN MENYEMPURNAKANYA DARI WAKTU KE WAKTU”


Wallahu a’lam
>>>>>>>>>>>>>
mb nine
Ini saya dapat baru baca tadi dr grup motivasi ttg kemampuan berdagang Rasulullah.

Dari sni kita bisa belajar untuk mengajarkan kemandirian terutama thd anak laki2.
Untuk memenuhi kebutuhannya.

Dan tiadalah contoh yg lbh baik drpda yg ada pada diri dan kehidupan Rasul.
Wallahu'alam. Swmoga manfaat.
mb Anggi :
Maaf agak ke topik sebelah wlaau masih nyambung soal kemandirian
Teman2 disini sdh kah menemukan bhs cinta suami/anak/diri sendiri?
Aq ada pertanya soal bhs cinta yg pelayanan, bagaiman ya cara membedakan bhs cinta pelayanan dan tingkat kemandirian se2 org?
Maksudnya anak2 kan juga hrs di biaskan utk mandiri, trs bagaiman menghadapi anak dg bhs cinta pelayanan?
Bingung πŸ€”πŸ€”
respon mb Farikhah :
Klo utk suami bisa jadi klo bahasa cinta pelayanan ya memang ingin dilayani oleh istri
Tapi diluar rmh dia.bisa mandiri


Klo utk anak dg bahasa cinta pelayanan, usahakan utk melayani dengan stimulus mgkn mba, jadi utk.kemandiriaanya tetap terlatih.
mb nine :
Sdkit menambahkan.

Betul mbak Farikha.
Anak/pasangan dg bahasa cinta pelayanan bukan berarti apa2 harus dilayani, semuanya harus diambilkan. Tidak seperti itu juga.
Ada cara2 khusus agar bahasa cinta pelayanannya terpuaskan. Nah tentunya ini perlu dipelajari lebih lanjut bukan?
Cari tahu. Agar komunikasi makin baik antar anggota keluarga. 😊
Tentu beda antara bahasa cinta pelayanan suami dan anak mbak.

Wlpun suami bahasa cinta bukan pelayanan, tapi wajib kan sbg seorang istri melayani suami. Apalagi kalau suaminya BCnya pelayanan. Harus lebih maksimal servicenya.

Pelayanan dlm momen2 tertentu.
Misal, suami mau rapat, meeting, anak mau pertandingan, ada ujian/lomba, itu ortu harus bisa berikan pelayanan terbaik. (Misal, bantuin siapin perlengkalan lomba, sedian bekal terbaik, dll)

Kalau dalam keseharian ya anak sw
seyogyanya harus bisa mandiri.
Mbak Saras, sedikit nyambung lagi.

Mungkin ini nggak langsung nyambung dengan tema, tapi menurut saya intinya bisa teman2 korelasikan dg tema terkait anak.

Kita sering berharap ya, semua orang tua pasti ingin anaknya bisa jadi org sukses, baik di dunia maupuan di akherat nanti.

Sukses dunia spti, kerjaan bagus, menikah berumah tangga dengan baik, berketurunan baik, bla-bla bla.. sukses akherat pun terkadang masih di kaitkan dg dunia misal,
Bisa hafidz 30 juz, terjaga sholatnya, bisa naik haji, umroh berkali2..
Padahal sesungguhnya yg utama bagi anak thd orgtua adalah salah satunya mendoakan ortu ketika mereka sdh meninggal, menjaga keimanan mereka hingga akhir hayat.
Wallahu 'alam.

UTANGKU GAK LUNAS-LUNAS!! ALLAH GAK DENGER DOAKU!

Berapa banyak keluhan itu masuk ke chat saya di WA, FB Messenger, Telegram, atau Email.. jujur sih, secara manusiawi saya puyeng juga digempur ribuan curhatan yang mayoritas ngeluh dan nyaris putus asa dengan utang-utangnya yang belum juga selesai.

Saya kutip beberapa, jangan kaget yaa...
"Mas saya sudah 3 bulan lebih mengikuti anjuran mas, sholat tepat waktu, ibadah sunah juga, tapi jalan keluar gak ketemu-ketemu juga!"

"Usaha saya berulangkali bangkrut, saya sempat mikir untuk mati saja mas, capeeeek minta ampun didatangi debt colector terus. Doa siang malam tapi Allah gak juga menolong saya.."

"Saya tersandera tagihan kartu kredit ratusan juta mas, saya bahkan jadi budak sex atasan saya demi uang, semua saya bayarkan buat bayar cicilannya.. entah sampai kapan saya begini"

"Saya dan suami sudah manteb hijrah, tapi orang tua masih keras hatinya tidak ridho jika kami meninggalkan pekerjaan sekarang. Padahal hati kami sangat tersiksa dengan kondisi kami, gaji tiap bulan selalu kurang buat bayar cicilan. Berangkat kerja dengan baju rapi, tapi tersandera harga diri.. doa kami siang malam agar orang tua ridho belum Allah kabulkan.."

Daaaan masih banyak chat lainnya yang belum saya respon, per detik ini di FB Messenger saja ada 1948 chat unread! Maaf ya kawan-kawan semua... saya gak punya asisten untuk menjawabnya. Passionnya bakal beda kalo saya serahkan orang lain...

Ini adalah tamparan buat kita semua yang selama ini bersandar selain kepada ALLAH..

Kita punya tuhan lain yang kita jadikan sandaran dan harapan selain ALLAH..

Akhirnya di semua masalah yang kita hadapi termasuk soal utang yang kita cari adalah solusi... solusi... solusi.. solusi!

Padahal yang benar adalah mencari ampunan ALLAH! Kejar itu habis-habisan! Ketika ampunan ALLAH sudah di tangan, ALLAH sudah ridho maka solusi dengan mudahnya ALLAH hadirkan di depan mata... Min haitsu layah tasib (Dari jalan yang tidak terduga-duga)

Doa kita hanya lunas utang... lunas utang... lunas utang!
Padahal yang benar adalah minta ampun.. minta ampun... minta ampuuun!
Taubat total untuk kesalahan masa lalu.. kejar itu! Soal utang mah, ALLAH gampaaaang turun tangan menyelesaikan...

Ketika kita hanya fokus doa lunas utang, kita bisa tersandera menjadi egois! Gak lagi peduli pada anak yatim dan orang miskin.. yang jelas-jelas ALLAH minta kita mengasihi mereka di kondisi lapang dan sempit...

Alesannya klasik!
"Bagaimana saya mau sedekah mas! Buat bayar cicilan ajaaaa duitnya kurang terus!"

Nah itu! Merasa kuraaang teruuus, maka ALLAH akan membuat hidupnya terus dalam kekurangan.. mengejar harta yang tak akan pernah ada cukupnya!

Padahal ketika kita bersedekah niat lurus karena ALLAH, maka banyak doa-doa kita yang tertunda bisa menjadi terkabul lewat mulut anak-anak yatim dan duafa yang kita beri makan dan kita cukupkan nafkahnya..

Pagi ini hati gerimis dan mata meleleh membaca jawaban ALLAH lewat surat Al Fajr... ayat 15-20

Allah SWT berfirman:

"Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, Tuhanku telah memuliakanku."
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 15)

"Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinaku."
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 16)

"Sekali-kali tidak! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,"
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 17)

"dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,"
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 18)

"sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),"
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 19)

"dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan."
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 20)

Hati teriris.. telinga terjewer perih..
"Duh Gusti ALLAH.. kulo nyuwun pangapunten"

*ditulis oleh Saptuari Sugiharto*

Pengaruh Media Digital terhadap Fitrah seksualitas

Pengaruh Media Digital terhadap Fitrah seksualitas

*Pertanyaan 1*

Hapshoh

Derasnya arus K-pop negeri ginseng mempengaruhi perilaku anak-anak muda karena tontonan ini juga sampai ke mereka termasuk anak kecil sampai ada yang menirukan joged ala-ala girlgroup padahal dia laki-laki dan kadang sikap orang tua biasa aja karena masih kecil menganggap lucu, bagaimana sikap kita berhadapan dengan orang tua seperti itu karena kita juga ingin lingkungan anak-anak sama-sama baiknya agar pendidikan di rumah terkuatkan

*Jawab*

Anak- anak yang lahir di era digital ini disebut generasi z jaman kreatif dan tumbuh bersama teknologi.

Sebelum membahas berita buruk coba kita tengok berita baik.

Anak² berprestasi :

Anantya Van Bronkhorst atau yang lebih sering disapa Anan merupakan Co-Founder dari Think.Web

Tim robot Ichiro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menorehkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Tim Ichiro memenangkan kompetisi Federation of International Robot-Soccer Association Humanoid Robot Cup (FIRA Hurorocup) 2017 yang di selenggarakan pada bulan Agustus lalu di Kaohsiung, Taiwan.

Hibar Syahrur Gafur
Saat meraih medali emas dalam kompetisi Internasional Exhibition of Young Investor (IEYI) di Malaysia, Hibar Syahrur Gafur berumur 14 tahun dan masih duduk di kelas VII SMPN 1 kota Bogor. Ia merancang karya ciptaannya berupa sepatu listrik anti pelecehan seksual.

Salman Trisnadi Wijrasena
Ketika ia menjadi juara Robotic di Korea Selatan tahun 2015 lalu, Salam baru saja naik tingkat dari TK ke SD. Ia berhasil meraih juara satu dalam kategori Creative Design. Lomba Robotic Internasional yang di gelar Agustus 2015.

Syahrozal Zalfa Nadia dan Avicenna Roghid Putra Sidik
Kakak beradik Nadia dan Avicenna berhasil meraih prestasi bagi Indonesia. Mereka berdua berhasil menyabet Gold Prize pada kategori Super Maze Solving di kejuaraan Asian Robotic Championship yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia 23-24 Juli 2016

Dan tentu masih banyak lagi anak² berprestasi.

Apa yang membuat kita fokus pada berita buruknya teknologi.
Karena baru?
Atau Karena kita belum terbiasanya ?
(Ayuk)

------------------------------------

anak-anak terpapar pergaulan kpop dsb. itu dikarenakannya anak hilang keteladanan baik dirumah dan diluar.
dirumah tidak dikenalkan dengan keteladanan nabi, dan para sahabat..
jadi pentingnya pondasi keimanan didalam rumah dalam mencegahnya.
jadi keteladanan orang tua pun menjadi contoh seperti datang kajian agama  dan juga mengenalkan anak-anak tentang keteladanan para nabi dan sahabat rasul.
(Apnisah)
respon mb hafshoh
Maksud saya lebih ke cara mengingatkan ke orang tua anak tersebut mba mungkin ada yang berpengalaman
respon mb Ayuk :
menurut saya ini kembali kepada orangtua.

Katakanlah begini.
Saya masih anak kecil di sekolah melihat teman dance black pink, trus dia   hafal lagu² nya Red velvet, BTS, G-Dragon, IU dan dianggap wah oleh temen² dan orangtuanya malah bangga, "anakku pinter lagi korea apal " sambil ketawa ketiwi.

Aku jadi temennya mikir wah ini keren, jd aku kalau mau keren.

*Nah beda*
Ketika saya di suguhkan dan difasilitasi orang tua kelas ballet ( misal anak suka ballet )

Saya pasti fokus liat idola penari ballet, lagu² ballet dan Menurut saya paling wah yah dipertunjukan ballet, bukan nari² di depan kelas.

Ini jika saya ditempatkan di posisi mereka 😊
Jadi orangtua fokus pada apa yang membuat anak senang dan dukung mereka, suguhkan mereka hal yang mereka senangi. Jadi mereka tidak fokus pada hal yang tidak penting.
respon mb Dessy :
Pertanyaan mba hapshoh ngingetin aq pepatah it takes a village to raise a child.
Kalau aq mba, misal kita khawatir anak kita ikut kebawa arus berarti kita yang harus kuatkan pondasi di keluarga, dimulai dr fitrah keimanannya. Kalau untuk menegur tetangga, kita harus lihat bagaimana latar belakangnya dulu ya. Misal bisa diajak sharing ke arah positif ya diajak sharing. Tapi kalau nampak sulit lebih baik dibatasi dl interaksinya dengan putra putri kita.
*Pertanyaan 2*

Afifah

Dari usia berapa sebaiknya anak dikenalkan gadget?
Anakku usianya 5 bulan, biasanya saya ajak Vidio call klo mbahnya nelpon.. terkadang di liatkan Vidio lagu2 kanak2 jika anak e nangis gk mau diem. Itu gmna yaah...

*Jawab*
Ya ni jg sya pernah baca jika untuk komunikasi seperti video call sh ga masalah yang penting masih dibwah pengawasan orang tua.
Karena kan berkomunikasi dua arah sedangkan kalau misalnya nonton youtube atau main game itu kan ga ada komunikasi 2 arah anak menjadikan gadget sebagai objek
(Apnisah)

------------------------------------

Mbak Afif,
Usia 5 bulan ini seru banget buat main seru²..
Yakin deh usia segini lagi suka²nya guling², mendengar suara yang beragam.
Coba mainan yang merangsang gerakannya.

Dulu queen usia segini enak²nya di dolani ketawa ketiwi terus. Kita coba nari sambil nanyi aja baby ketawa.

😊 Jangan kehilangan moment dan tawanya itu
(Ayuk)
Dr. Aisah Dahlan(membahas membersamai anak di Era Milenil)
https://youtu.be/z-2Fovigbt8
*Pertanyaan 3*

@sarashijrah

Assalamu'alaikum..
Izin mengomentari materi yg sdh dishare hari ini,

Dengan berkembangnya teknologi, kita tdk bisa mensterilisasi anak2 utk tidak terpapar banjirnya informasi termasuk seksualitas.

Bagaimana peran media sehingga dapat mengimunisasi anak2 dari pengaruh buruk eksploitasi seksual?

Terimakasih
Jawaban mb hafshoh:
Belum diberikan gadget sendiri sampai usia baligh

Selalu didampingi ketika meminjam gadget apa yang mereka tonton

Meminta izin saat meminjam gadget

Bagi saya mempermudah konten yang mereka konsumsi
mb Ayuk n mb oky berbagi cara setting HP agar aman:
mb ayuk: lihat setting hp utk memantau anak
mb oky:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.screentime.rc


bisa download di google aplikasinya
*Pertanyaan 4*

Anggi

Gimana caranya memproteksi anak2 dr pengaruh game yg ada gambar 2 tdk sopan (aurat terlihat) atau bahkan ketika sdg melihat Yo*tube suka muncul iklan2 dewasa
Makasih
Jawaban mb hafshoh :
Sepertinya kalau game harus dicek juga ya saya ngga ngeh ada juga kan karakter yang anehnya, saya bukan penyuka game jadi butuh usaha lebih ini
tambahan dari mb oky:
Bantu jawab..

ini pun bisa di blokir iklan di youtube dg aplikasi tambahan.. bisa download di playstore
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.seven.adclear.fsb


ini aplikasi blokir iklan & konten

ada satu lagi google chrome PC
Utk anak yg suka game tp ortunya g suka game

sedikit tips yak mbak..

- cari tau tipe game kesukaan anak..
ada game yg hanya permainan, ada game yg bercerita..

biasanya yg permainan ini bbrp ada konten kekerasannya.. misal tembak2an yg sadis,dll..

klo tipe game cerita, harua di ikuti jalan ceritanya seperti apa..

- lihat dialog di dalam game..
biasany anak yg suka game itu pinter bahasanya, krn dia jg belajar disitu.. apalagi game bhs inggris..

nah ini harus ekstra pengawasan..

- kalo udah suka game,dibatasi game non edukasi, di arahkan ke game edukasi..
*Pertanyaan 5*

Cinantya Putri

Bgmn cara mengawasi dan mendampingi anak menggunakan media digital jika si anak diajak menggunakan media digital milik temannya ketika di sekolah/tempat les/di rumah temannya?

*Jawab*

sebelum anak berangkat sekolah jangan lupa kita brefing anak terlebih dahulu tentang aturan-aturan2 yang ada dirumah dipakai juga ketika disekolah terutama dalam hal media digital dan selalu ingatkan anak bahwa perbuatan kita selalu diawasi Allah jadi selalu ingat disekolah melakukan hal-hal yang baik  juga.
(Apnisah)
*Pertanyaan 6*

Amieopee

Peran ortu dlm fitrah seksualitas anak di jaman digital skrg tdklah mudah.  Apalagi pengaruh dunia maya yg bgitu pesat dan cepat.  Diperlukan ortu yg minimal paham akan dunia internet dan kawan2nya.  Pertyaan saya,  bagaimana cara membersamai anak abad 21, sedangkan ortu gaptek bahkan sama sekali ga ngerti penggunaan digital atau android? Karena latar belakang pendudikan yg rendah?

*Jawab*

Kuncinya ortu mau belajar mengikuti perkembangan zaman.
(Despriana)
*Pertanyaan 7*

❓Farikhah
Utk jaman saat ini manakah yg lebih berpengaruh media digital ataukah peran orangtua dalam hal fitrah seksualitas anak. Dalam hubungannya dengan luntur nya fitrah seksualitas maksdnya...


(Aah pie sih kalimat ku.. Intinya keadaan penyimpangan fitrah seksualitas anak) πŸ™ˆπŸ™ˆ✌🏻

*Jawab*

Ali Bin Abi Thalib berkata "didiklah anak sesuai zamannya" jadi walau diera digital sekarang ini teknologi semakin terdepan tetap saja peran orang tualah yang harusnya pling berpengaruh jika peran orang tua tidak digantikan ke media digital.
(Apnisah)
*Pertanyaan 8*

Oky

Untuk anak yg cara belajarnya dg visual.. Mungkin mereka akan memuaskan rasa penasarannya seputar sex dg nonton "video". Soalnya kalau cuma diceritain ttg sex education mungkin imajinasinya bisa liar kemana-mana.

Nah, adakah tips atau jalan keluar untuk anak yg tipe seperti ini.? supaya akan tidak terjerumus nonton "video" yg tidak semestinya mereka lihat.
Jawaban mb hafshoh :
Tantangan era digital ya, menurut saya sebaiknya kita arahkan dengan buku yang sudah kita seleksi baru kalau masih penasaran kita cari video yang sudah lulus sensor kita dan aman
respon mb Farikhah :
Intinya media digital tidak  boleh ditolak ya
Tetap harus terbuka krn byk yg bisa dipelajari disana

Namun hubungannya dg fitrah seksualitas, org tua tetap harus mendampingi anak ketika berselancar dg media digital. Harus dikuatkan dl pondasi keimanannya, agar pengaruh buruk media digital tidak merusak fitrak seksualitas nya

Gitu ya yg ak tangkap☺
respin mb Diyah Marwa:
Jadi memang kita tidak dapat mensterilkan anak-anak dari hal2 yang menurut kita negatif.
Justru kita mesti menguatkan imunitas anak-anak. Agar ketika keluar, mereka walaupun bergaul dengan berbagai macam jenis dan karakter orang, bisa tetap dengan mandiri memilah dan memilih teman bergaulnya.

Semakin kita berusaha untuk mensterilkan anak, bisa jadi semakin kuat nanti anak berusaha melepaskan tali kekangnya.

Dan memang benar doa doa doa. Jangan Lupa untuk selalu berdoa, meminta kepada sang Maha Pemberi, yang mampu membolakbalikkan hati.

Selasa, 25 Februari 2020

Pemahaman Perbedaan Gender

Alhamdulillah, Game Level 11 sudah dimulai, permulaan level yang luar biasa, diskusi dihari pertama bener-bener membuatku tak ingin ketinggalan materi berikutnya..

Hal-hal yang harus dipersiapkan bagi seluruh orang tua dalam mendampingi anaknya hingga dewasa. apalah daya dirikubyangdmiskin ilmu iniinamun kurang suka membaca, jika tidak disuguhkan materi berbobot seperti ini mungkin aku tidak akan pernah mancari taunya. 

berikut adalah resume dari presentasi pertama:

Pertanyaan:

Sepenting apa membedakan mainan sesuai gender? Batasan gender ini seperti apa? Apakah terkait pekerjaan yang umun dilakukan oleh Ayah atau oleh Ibu?

Jika terkait dengan pekerjaan sebagai Ayah atau Ibu, bagaimana mensiasati agar mainan yang dibatasi gender ini tidak meneruskan budaya patriarki yang membuat seorang ayah tidak peka untuk membantu Ibu dan serba dilayani.

Jawaban:

mainan sesuai gender ini lebih kepada hal-hal yang lebih spesifik sifatnya.

misalnya cowok lebih ke mainan-mainan yang maskulin.

anak-anak cewek lebih ke mainan yang feminim.

menurutku pribadi, anak cowok main masak-masakan ini ga ada masalah. Allah juga memberikan peran para lelaki untuk berprofesi sebagai koki/chef. Sehingga masak-masakkan bukan hal yang terlalu feminis. 

kalau anak cowok main boneka barbie, boneka bayi, make up, nah ini memang hal yang salah.
tapi kalau boneka binatang gimana? menurutku pribadi, ini ga masalah. toh, terkadang kita mendongeng itu butuh media. dan tak jarang menggunakan boneka binatang sebagai media dongeng, dan sifatnya universal, anak cowok maupun anak cewek.

mungkin akan ada beberapa pertanyaan juga terkait ini:

Apakah merupakan produk bawaan (nature) atau karena pola asuh (nurture)? 
Apakah anak-anak secara alami atau punya bawaan untuk memilih objek tertentu ataukah karena pengaruh pola asuh dari orangtuanya yang memengaruhi anak di awal kehidupannya?

Sebuah studi menunjukkan bahwa ketertarikan berdasarkan gender sudah ada bahkan sebelum bayi bisa merangkak.
Ketika diperlihatkan pada tujuh macam mainan, bayi laki-laki berusia 9 bulan spontan mengambil mobil-mobilan, bola, serta mainan penggali pasir, dan cuek pada boneka beruang dan peralatan memasak. Bagaimana dengan para bayi perempuan? Pada usia yang sama, mereka juga lebih tertarik pada boneka, sayuran plastik, serta miniatur satu set cangkir.

Sara Amalie Thommessen, (dari City University, London, Inggris) menyimpulkan bahwa anak laki-laki lebih menyukai mainan yang bergerak, sedangkan anak perempuan memilih mainan yang memiliki profil wajah atau mainan yang mendukung naluri mengasuh.

Walter Gilliam, pakar perkembangan anak mengatakan bayi sudah mampu menangkap banyak hal di usianya yang baru 9 bulan.

Ketertarikan pada suatu objek berdasarkan perbedaan gender akan lebih nyata saat anak bertambah besar. Di usia 27 bulan hingga 36 bulan, anak perempuan menghabiskan 50 persen waktu bermainnya untuk main boneka. Sementara itu 87 persen waktunya dihabiskan anak laki-laki untuk main mobil-mobilan dan bola.

Professor Melissa Hines dari Cambridge University berhasil mengidentifikasi perbedaan gender dalam preferensi mainan. Ada beberapa bukti bahwa otak anak laki-laki didesain untuk mengekspresikan minat awal pada permainan kasar dan fisik serta mainan yang bergerak (seperti mobil-mobilan), sementara perempuan memilih boneka dan bermain peran.

respon mb IN:

Maaf mau ikut bersuara jga malam ini, kalau saya sependapat dengan mba hessa ya, kalau anak perempuan menurutku lebih fleksibel dalam bermain.
Anaku perempuan pun suka brmain mobil2 an 😁

Dan memang agak aneh jika anak laki2 bermain boneka perempuan yg cantik atau barbie.

Tapi ada bberapa laki2 yg berprofesi sebagai desainer atau MUA, itu menurut mb bagaimana?

Respon Mb AW :

Iya anak ku mainannya banyak mobil²an πŸ€” apalagi tayo hobinya naik bis² sama ayahnya tp main masak²an suka juga sih,

Jawaban mb H:

Terkait hal ini, sebenarnya ga ada masalah.
Banyak jajaran desainer kondang itu berjenis kelamin laki-laki dan maskulin.
Namun kita juga melihat realita pada umumnya desainer pria itu melambai, gitu kan ya?
Menurutku, jika sejak balita mslh fitrah seksualitas ini sudah didengungkan, aku rasa desainer pria pun tidak jadi melambai.

respon mb PH :
menurut saya kalau anak laki-laki jadi MUA atau jadi koki tetap harus diingatkan kodratnya sebagai laki-laki bahwa laki-laki itu melakukan itu semua hanya untuk mencari nafkah. sama halnya dengan designer, designer dan semua itu kan lebih banyak bertemu dengan para perempuan makanya sebagai orang tua kita juga harus mengingatkan resiko pergaulannya kepada anak sebelum anak memilih profesi tersebut. Itu kalau menurut saya.

Mb H: 
Pentingkah memfasilitasi anak dengan mainan sesuai gender? 
dr. Markus menyatakan bahwa Gender itu penting, namun tidak mutlak dari awal harus dibatasi ini itu, yang pasti tetap perlu diarahkan.

Mengenalkan mainan sesuai gender bisa dimulai sejak usia anak 2 tahun (dr. Markus Danusantosa, SpA.)

Kalau ternyata anak lebih memilih mainan tidak sesuai gender, arahkan cara bermainnya. Misalnya anak perempuan cenderung memilih main mobil-mobilan. Saat anak itu memainkan mobil-mobilan, ambilkan boneka. Ini agar dalam proses permainan ada dua benda berbeda. Seolah-olah kita bandingkan mainan. Kita tidak perlu kaku membatasi bahwa ini mainan anak laki-laki dan itu mainan anak perempuan. Bisa dengan pengalihan seperti memasukkan unsur feminin pada anak perempuan, atau unsur maskulin untuk anak laki-laki.

Orangtua perlu memperhatikan mainan yang akan diberikan pada anak-anak. Orientasi jangka panjangnya adalah menjaga anak-anak dari perilaku menyimpang. Pemberian mainan edukatif yang tepat sesuai jenis kelamin diharapkan dapat membantu membentuk karakter dan kepribadian anak. Akan lebih baik jika ayah bunda membelikan mainan edukatif yang mengandung nilai-nilai religi.

respon mb IP
Ijin menambahkan ya mb... πŸ™πŸ»

Pd tahap awal (usia 0-6) th disarankan anak lebih banyak bermain dgn org tua yg sesuai gendernya (anak laki2 dgn ayah, dan anak perempuan dgn ibu) dan memainkan mainan yg sesuai gendernya krn pd tahap awal ini adalah usia penting untuk menanamkan identitas gender ke anak. Ibarat kalo sedang membuat bangunan, maka tahap awal ini adalah pondasi bagi anak u mengenali gendernya πŸ™πŸ»

respon mb IN:
Dan kyaknya desainer jarang ada yg menikah ya gak sih?

direspon oleh mb PH:
kalaupun ada yang memilih nggak menikah dan kebetulan melambai sama kayak yang Mahesa bilang kalau sejak balita fitrah seksualitas nya tidak dipersiapkan matang oleh orang tuanya
Melambai kalau aku rasa Karena fitrah seksualitas kurang dijelaskan jelas semasa dia umur 0-6 ya...mungkin dia lebih banyak dekat dengan ibu daripada dengan ayah

respon mb H:
gak dong, scr genetis, Allah ciptakan bentuk laki-laki dan perempuan itu berbeda
jadi seharusnya laki-laki tidak ada yang melambai

respon mb WY:
Anak anaku kalo mainan bareng 
Misal masak masakan 
Ya masakan semua, yg cowok ngikut juga
Giliran mobilan.ya bareng juga

respon mb H:

Fakta pada saat ini menunjukkan bahwa jenis mainan anak amatlah banyak. Dan dari jumlah tersebut, jenis-jenis mainan tidak mutlak terbagi untuk gender laki-laki dan perempuan. Ada banyak jenis mainan yang bisa dimainkan bersama, seperti balok, lego, playdoh, rumah-rumahan dengan segala perabotnya, pasir, dan banyak mainan edukatif lain. Hasil pengamatan saya ketika sejumlah anak laki-laki dan perempuan bermain bersama, tetap ada perbedaan kecenderungan mereka dalam memainkan mainan umum tersebut. Misalnya anak laki-laki lebih suka menyusun lego menjadi kendaraan atau bangunan bengkel, sementara anak perempuan lebih suka menyusun istana dan kebun cantik.

Dalam kondisi anak laki-laki dan perempuan bermain bersama, untuk menstimulus kemampuan kognitif dan motorik anak, pemberian mainan tetap dapat bervariasi. Lalu biarkan mereka memainkannya sesuai imajinasi mereka. Pendampingan dan pengarahan dari orang tua berperan dalam menjaga permainan agar tidak menyimpang. Selanjutnya mungkin kita akan mendapati anak-anak laki-laki dan perempuan berada dalam permainan bersama dimana mereka bekerja sama dengan tetap memposisikan diri mereka sesuai gendernya.

Ini pengalaman saat Ak masih kecil dan main dengan Sh adiknya.
Secara fitrah meskipun main bareng, tetap aja sih mereka beda dalam penerapannya

Main mobil, Sh akan sambil bawa boneka Barbie nya, dia bilang, 'ini mobilnya Barbie Bunda'

Tapi Ak beda, dia akam cenderung mainan mobil-mobilannya balapan πŸ™ˆ

#Gamelevel11
#Day1
#KuliahBunSayIIP
#MembangkitkanFitrahSeksualitasAnak


Rabu, 12 Februari 2020

Aliran Rasa Game Level 10


Alhamdulillah, Game Level 10 akhirnya selesai juga. Karena kegiatan lebih sering dilakukan menjelang anak tidur malam seringkali terkendala membuat setoran t10 tiap harinya. Alhamdulillah dengan sisa waktu yang ada game level ini akhirnya terselesaikan juga meski hanya setor t10 dengan cara rapel. 

Selama proses level 10 berlangsung, banyak hal unik yang saya temukan pada kak Qila. Pernah suatu hari saat sedang menemani adiknya tidur, tiba-tiba kak Qila bercerita sendiri, dengan gaya bicara yang sering bunda praktikan. Karena merasa lucu, akhirnya bunda oilih utk merwkam kegiatan si kakak terlebih dahulu. Setelah selesai bercerita, si kakak bunda panggil buat lihat rekamannya. Kakak malah ketawa geli, dan setelah itu bunda minta kakak merekam sendiri dengan menggunakan kamera depan karena bunda hendak menidurkan adiknya, agar kakak tidak kesepian bunda minta kakak untuk melakukan rekaman. Responnya,,, ternyata kakak begitu antusias sambil malu-malu melihat wajahnya di kamera.

Sabtu, 08 Februari 2020

Elisha Yang Baik Hati

Di sebuah desa di negeri yang jauh disana hiduplah seorang anak perempuan bernama Elisha. Ia adalah anak yang periang dan suka menolong. Suatu hari, Elisha berjalan-jalan di hutan. Tiba-tiba, terdengar suara terjatuh dari atas pohon.

"Buukk!"

Suara itu sangat kencang, membuat Elisha penasaran. Ia pun mencari asal suara itu. Olala, ternyata yang terjatuh adalah seekor burung yang sangat cantik. Kaki burung itu tampak terluka. Elisha segera berlari mengambil burung itu.

Tenang saja, Burung. Aku akan membawamu pulang dan merawatmu," ucap Elisha.

Elisha bergegas pulang ke rumah dengan membawa burung tersebut. Sesampainya di rumah, Elisha bertemu dengan kakaknya. Kakaknya sangat senang. Ia mengira Elisha membawa burung untuk makan malam.

"Kebetulan sekali kau membawa burung. Aku memang ingin memasak burung malam ini," kata kakak Elisha.

"Tidak, Kakak. Burung ini terluka, dan aku akan merawatnya," ujar Elisha.

Elisha lalu mengambil kotak obat dan segera mengobati luka di kaki burung itu. Ia juga merawat burung itu dengan baik. Ia tak pernah meninggalkannya barang sebentar. Ia khawatir, jika ia meninggalkan burung itu, bisa-bisa kakaknya akan memasaknya.

Berhari-hari Elisha merawat burung itu. Akhirnya, burung itu kembali sehat dan lukanya sembuh.

Tiba-tiba, kakaknya menghampirinya
Kita sudah kehabisan bahan makanan. Biarkan aku memasak burung itu. Jika kita tidak memasaknya, malam ini kita tak akan bisa makan," ucap kakak Elisha.

Mendengar ucapan Kakaknya, Elisha menjadi sangat bingung dan sedih. Ia sangat menyayangi burung itu. Bahkan, ia berniat akan melepaskannya di hutan.
Rasa sayangnya yang sangat dalam membuat Elisha tetap melepaskan burung itu di hutan.

"Biarlah aku tak bisa makan malam ini, asal burung ini bisa terbang dengan bebas," pikir Elisha.

Elisha lalu melemparkan burung itu ke udara. Olala, tiba-tiba burung itu berkilau sangat terang, dan berubah menjadi seorang peri.

"Aku tahu kau sedang bersedih, Elisha. Karena kau sudah baik kepadaku, aku akan menolongmu. Mulai sekarang, kau tak akan kekurangan makanan lagi. Aku akan menyiapkan persediaan makanan untuk keluargamu," ucap peri burung itu.

Elisha masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.

Sekarang, pulanglah. Kau akan menemukan banyak persediaan makanan di ladang belakang rumahmu," lanjut peri burung itu.

Elisha pun pulang. Benar saja. Di ladang be lakang rumahnya, tumbuh tanaman dengan sangat subur. Tanaman itu akan mencukupi semu kebutuhan makanan Elisha dan keluarganya.

Elisha sangat bersyukur, sebab keluarganya tidak akan kelaparan lagi.

Ah, Elisha memang pantas mendapatkannya, karena ia anak yang baik.

Hikmah yang dapat diambil dari Cerita Dongeng Bahasa Indonesia : Elisha Yang Baik Hati adalah kawan, kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan. Jadi, ayo selalu berbuat baik kepada siapapun.

Kak Qila suka banget cerita ini, dan minta ceritanya diceritakan ulang terus. Terkadang cerita sendiri sambil bermain tentang cerita ini.

Sumber bacaan :

https://dongengceritarakyat.com/cerita-dongeng-bahasa-indonesia-elisha-yang-baik-hati/amp/

Kejutan Ulang Tahun untuk anak Baik

Disebuah kerjaan Kranggan, Hiduplah Seorang raja, isteri serta kedua anak perempuannya. Anak pertamanya bernama putri Qila, sedangkan anak pertamanya bernama putri Mecca. Walaupun masih kecil mereka sangat saling menyayangi meski tak jarang mereka juga berkelahi dan berebut mainan kesukaannya.

Putri Qila sekarang sudah mulai bisa memahami perannya sebagai seorang kakak. Meskipun umurnya belum genap 4tahun.Ia sudah tidak pernah lagi memullkul ataubmembalas adiknya jika dinakalin Ia juga sudah mulai menurut pada kedua orang tuanya. Setiap hari, kebaikan selalu bertambah. Sampai-sampai si ibu atau tuan ratu tak tega melihatnya karena selalu mengalah.

Sang ratu dan raja pun semakin sayang kepada putri Qila karena ketaatannya pada orang tua. Beberapa hari lagi umurnya akan bertambah 4 tahun, raja dan ratu mempesiapkan kado spesial untuknya tanpa sepengetahuannya.

Ketika hari ulang tahun tiba, Putri Qila dibangunkan dipagi hari dengan mendapat surprise kue ulang tahun. Putri Qila senang bercampur malu dia menangis bahagia mendapatkan surprise darinkedua orang tuanya. Terima kasih ayah,,, bunda,,, Kakak suka sekali kuenya..ucapnya.. 

Setelah tuan putri selesai mandi pagi, tuan putri dikejutkan kembali dengan surprise dari ibundanya... Sebuah Pakaian putri dengan corak bunga-bunga telah disiapkan ibunya untuknya... 

Putri Qila bertambah senang sekali, karena pakaian yang ia idaman kini ia miliki. Dengan perhiasan mahkota, kini putri Qila terlihat semakin cantik. Anak bunda sudah bertambah besar, bunda bangga sama kakak.. ucap ibunya... 

Ketika menemui ayahnya, ia pun tersipu malu karena memakai pakaian barunya. Ayahnya menyambut dengan sumringah sembari memeluknya. 

Anak ayah yang baik hati, sekarang kakak sudah bertambah besar, kakak baik terus ya sama adik, agar adik juga sayang sama kakak. Baiklah ayah jawabnya... 

Setelah hari ultahnya, putri Qila semakin sayang pada adiknya, demikian juga adiknya yang kini sudah mulai suka jika didekati adiknya 

Jumat, 07 Februari 2020

Kisah Abu Lahab

Pada zaman dahulu,  ada seorang yang sangat gagah dan tampan dan berkulit pitih. Ia terkenal sebagai orang yang cerdas, sukses dalam bisnisnya, dan memiliki harta yang banyak. Dia bernama 'Abdul Uzza, ia adalah paman Nabi Muhammad yang tidak pernah mau menerima dakwah islam yang disampaikan oleh Nabi Muhammad. Abdul Uzza dikenal dengan nama Abu Lahab, Karena kekafirannya itu Allah kekalkan nama Abu Lahab untuknya dan menyebutnya dengan nama Abu Lahab dalam Al-Qur'an. Lahab artinya Api, disebut Abu Lahab karena saat marah wajahnya berubah menjadi merah seperti Api. 

' Abdul Uzza memiliki istri yang bernama Ummu Jamil Aura', ia juga tidak suka dengan dakwah Nabi Muhammad, dimalam hari ia sering meletakkan kayu dan tumbuhan berduri untuk melukai Rasulullah. Karena ulahnya ia diberi julukan sebagai wanita pembawa kayu bakar. 

Karena kejahatan mereka terhadap Rasulullah, Allah mengabadikan kisah mereka di dalam Al-Qur'an dalam surat Al - Lahab. yang Artinya :

Terjemah Arti:  

1.  Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. 

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan) Merugilah kedua tangan Abu Lahab dan sengsara, karena dia telah menyakiti Rasulullah sholallohu alaihi wasallam. Sungguh kerugian Abu Lahab telah terwujud. 

 2.  Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. 

Harta dan anaknya tidak berguna baginya,keduanya tidak bisa melindunginya dari azab Allah sedikit pun bila ia turun kepadanya.

 3.  Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.

 4.  Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar.

3-4. Dia akan masuk api neraka jahanam yang menyala nyala, Begitu juga istriya yang membawa duri-duri lalu meletakkannya di jalan yang dilalui oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk menyakiti beliau.

 5.  Yang di lehernya ada tali dari sabut. 

Dileher istrinya ada tali yang kuat dari sabut yang kasar dan keras, dia diangkat dengannya di dalam api neraka jahanam kemudian di lemparkan kebawahnya.

Bunda memilih cerita ini karena disekolah kak Qila sedang hafalan suroh Al LahabL dengan harapan kak Qila dapat memahami cerita yangYan ada dalam Al Qur'an

Kak Qila begitu antusias,  apalagi saat bunda cerita   tentang neraka

https://islami.co/ini-pelajaran-penting-dari-kisah-hidup-abu-lahab

Referensi: https://tafsirweb.com/37402-surat-al-lahab.html