Tampilkan postingan dengan label Semua Anak adalah Bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semua Anak adalah Bintang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 November 2019

Long Weekend

Hari ini kakak sepupunya Qila yang dari Semarang datang untuk menikmati long weekend bersama Qila. Kak Alfy nama kakak sepupunya. Jam 8 pagi kak alfy sudah sampai disini, dan seharian full kak Qila main bersama kakaknya. Sampai diajak main ke kampung aja gk mau. Disaat ibunya kak alfy pamit pulang kak Qila terlihat sedih banget, takut kalau kak Alfy juga ikut pulang. Wajah sedih sudah tampak diraut wajahnya, tapi akhirnya kak Qila seneng setelah tau kak Alfy mau nginep disini.

Sore tadi kak Qila dan kak Alfy asyik bermain balon dari sabun, mereka terlihat senang sekali, seperti melupakan kerinduan yang telah beberapa bulan tidak ketemu. Bahagianya anak-anak ternyata mudah, asal ketemu teman dia pasti bahagia. seperti kak Qila yang setiap pagi selalu minta izin untuk bermain kerumah temennya. Namun sering bunda tunda permintaannya demi membuat nyaman ortu temen si kakak. Jam 8 pagi kak Qila sudah pamit, namun bunda tunda Hingga jam 10 atau jam 11 pagi agar tidak terlalu lama kak Qila bermain dirumah temennya.
Kak Qila sejak suka bermain dirumah temennya, selalu bunda ingatkan untuk pulang ketika adzan zuhur berkumandang. jika sore hari dia main bunda minta kak Qila untuk pulang ketika sudah mendengar suara qiro'atil Qur'an dari masjid. 

Alhamdulillah sejauh ini dia mengerti, dan bunda tidak harus berteriak untuk memintanya pulang. Jika sudah adzan/ ngaji dimasjid bunda hanya menunggu dibelakang pintu dapur, samvil menunggu kak Qila dafang serta menyambutnya.

Jumat, 08 November 2019

Weh-wehan tradisi dibulan Maulid Nabi Muhammad SAW

Hari ini disaat bunda hendak memulai untuk memperhatikan kak Qila dalam bersosialisasi, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sudah menjadi tradisi ditempat tinggal kami sejak zaman dahulu memperingati Maukid nabi dengan acara weh-wehan. Yang dimaksud weh-wehan itu yaitu saling memberi. Yang diberikan berupa  makanan, boleh makanan apa saja sesuai kemampuan yang ingin memberi.

Makanan khas weh-wehan yaitu sumpil, sumpil terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun bambu dan dibentuk segitiga. Makanan ini dinikmati bersama kelapa yang dicampur bumbu-bumbuan, seperti sambel kluban / urab.


Hari ini kak Qila bunda ajak membagikan makanan ke tetangga agar kak belajar cara memberikan sesuatu kepada orang lain. Dalam kegiatan berbagi makanan ini, kak Qila senang banget. Sampai dia bilang.. 

Qila : bund, kakak pengen weh-wehan lagi.

Bunda : Kan weh-wehannya sudah selesai kak, cuma tadi sore aja, emangnya kenapa kakak pengen ada weh-weha lagi?

Qila : Kakak pengen ketemu temen-temen lagi


Ternyata kak Qila suka banget dan bahagia bisa ketemu temen-temennya, karena kak Qila belum sekolah, tiap pagi sampai siang kak Qila sedih karena kesepian gak punya temen main. Setiap ada anak kecil yang dateng kerumah pasti anak tersebut langsung diajak main meskipun belum kenal. kak Qila suka bertemu orang baru apalagi kalau orang tersebut ramah dan asyik. tak pandang anak-anak, muda atau tua, selalu diajaknya main. 

Selasa, 05 November 2019

Tak Ada Mic Saringan pun jadi

Masih dengan kebiasaan kakak yang suka bikin gemes ayah dan bundanya.

Hari ini Ayah sedang asyik service CPUj Sekolah MI yang dekat dengan rumah. Melihat ayahnya yang sedang sibuk si kakak yang baru saja bangun dari tidur siangnya ikut menghampiri. Memainkan alat kerja ayah seperti obeng, tang, dan  ada juga alat yg digunakan ayah untuk meniup debu yang bentuknya seperti kepala Microphone tapi lonjong bentuknya.
Dengan bangga kak Qila menunjukkan alat yang dimainkannya sambil seolah menjilat-jilat dan bilang ke bunda,,,

Qila : Bunda, ini etok2 e Ice Cream ya,,,.

Bunda : mmm itu lebih mirip mic loh kak,

Kak Qila langsung nyambung dan tiba-tiba ia menyanyikan lagunya Aishwa Nahla yg judulnya "Baju Merah", si ayah yang sedang asyik bekerja tiba-tiba memanggil bundanya untuk laporan. 
"Bund,  lihat loh itu polah anakmu, bocah kok ono-ono wae,,," (sambil tertawa). 

 bundanya hanya nyengir karena tadi yang bilang itu mic adalah bunda. Karena pada saat itu bunda takut si ayah marah, bunda alihkan si kakak untuk memakai Saringan kelapa yang biasa bunda pakai untuk menyaring nasi tim adeknya untuk dijadikan Mic dan meminta kakak mengembalikan alat kerja ayahnya. Bunda pun membujuk kakak.  

Bunda : inget gak video rekaman Aishwa waktu rekaman micnya kan gede banget kan kak?,,,  

Qila : mengangguk

Bunda :  Nah ini bisa dijadiin mic besar kayak punya Aishwa. (bujuk bunda sambil tunjukin saringan kelapa) 

Dan ternyata, kakak lebih antusias nyanyi pake saringan santen. Kakak akhirnya melanjutkan nyanyian nya lagi dengan penuh bahagia,,, 

Senin, 04 November 2019

Jalan - jalan sambil bernyanyi bersama

Pagi ini anak-anak bangun gasik semua, betapa bahagianya kalau anak-anak bisa bangun sangat pagi, karena siangnya pasti cepet tidurnya dan gak ada drama sebelum tidur siang. karena ocehan si adek kak Qila juga hari ini jadi bangun sangat pagi. Melihat anak-anak sudah bangun semua, ayah juga jadi bersemangat dan berbisik pada si kakak untuk mengajak jalan-jalan sambil mampir beli sarapan. Kak Qila tentu saja tambah bersemangat. Dimandiin pagi banget juga dia mau.

Awalnya bunda gak tau kalau ayah ngajak jalan-jalan, karena saat ayah berbisik ke kakak bunda hanya lewat dan mengurus keperluan adik dikamar mandi. setelah selesai bunda lihat ayah sedang memompa ban motor dan menyuruh kakak mengganyi baju tidurnya, lalu bunda bertanya sama kak Qila, kakak mau kemana sih kok ayah nyuruh ganti baju? Mau jalan pagi sama ayah beli bubur. wah bunda mau ikut boleh? boleh dong,,, jawab kakak. Kemudian bunda percepat yabg perlu disiapkan, anak-anak sudah mandi semua dan terlihat segar. ahhh betaoa bahagianya pagi ini...

Sepanjang perjalanan pergi kak Qila tak pernah lepas dari lagu-lagu dan shalawatan yang dibawa oleh Aishwa. Ceritanya konser keliling. wkwkw,,,, Ayah dan bunda pun akhirnya ikut asyik nyanyi bareng si kakak, bahkan si adek juga ikjtan bersuara dan menggoyangkan badannya dalam dekapan bunda di motor...

Kak Qila ini memikiki kebiasaan seperti ayahnya, suka nyanyi dan suka dengerin musik. sejak kak Qila kecil, dia suka banget kalau diajak menyanyi dan saat melihat orang bernyanyi kak Qila tidak lupa merhatiin lirik yangbdibawakan, seandainya ada kata atau kalimat yang tidak ia pahami pasti dia bertanya. 

Minggu, 03 November 2019

Bernyanyi sambil belajar Percaya Diri



Hari ini tepatnya ba'da zuhur, bunda dapat undangan khataman Qur'an dirumah salah satu saudara yang kebetulan adalah seorang guru ngaji. Kak Qila ikut bersama bunda, berinteraksi dengan teman baru dan juga belajar percaya diri melalui bernyanyi.

Setelah selesai acara, kakak diminta oleh buleknya untuk nyanyi pake Microphone. Awalnya malu, setelah nyanyi tiba-tiba suaranya keluar seperti biasanya saat kakak sedang bernyanyi dirumah. kakak bernyanyi dengan penuh semangat dan percaya diri meskipun masih sedikit malum karena kak Qila teelihattsedikit merundukm  Orang - orang yang masih ada ditempat memperhatikan kak Qila sambil tersenyum, ada juga yang menghampiri karena penasaran. sementara bunda hanya memperhatikan dari jarak sedikit jauh didepan kakak karena sedang menimang si adek yang tengah mengantuk.

kali ini yang dinyanyikan kak Qila "Man ana" karena kak Qila sedang suka banget dengan lantunan syair yg dibawakan Aishwa

Sabtu, 02 November 2019

Aku Bukan Artis, tapi aku suka bernyanyi


Mulai hari ini yang ingin bunda observasi dari kesukaan si kakak adalah Menyanyi. Belakangan ada artis kecil yang berasal dari Palembang yang sempat viral. Kemampuan nya bershalawat sempat membuat saya pribadi takjub. Anak tersebut bernama Aishwa Nahla, kak Qila sejak pertama kali dikasi lihat video Aishwa langsung suka, sampe ayahnya akhirnya download video ny biar gk boros kuota, wkwkwkkw

Bagi kami tak masalah anak nonton film, selama masih bisa dipantau, dan diberi pengertian terus. Agar kakak gak mainan hp terus ayah jg akhirnya beli tv box atau apalah itu istilah ny,,, diriku lupa terus, wkwwkwk agar kakak bisa nonton sambil aktif bergerak. Benar saja, klo dikasi nonton video yg ada gerakannya kakak ikut menirukan.

Yups,,, kembali lagi ke Video Viral ny Aishwa, pernah suatu hari kakak bertanya sama bunda.

Qila : Bunda, Aishwa Nahla rumahnya dimana sih bund?

Bunda : Di Palembang, kan Aishwa bilang sendiri di Lagunya "Aslinya orang Palembang" demikian lah potongan lirik pada salah satu rekamannya.

Qila : Palembang itu apa sih bund?

Bunda : Palembang itu nama Kota, kayak Qila sekarang tinggal di kaliwungu, kotanya kak Qila itu namanya Kendal. Kalo Eyang tinggalnya di Medan berarti kotanya Eyang itu Medan. Nah di Palembang itu tempat tinggal Aishwa, rumahnya dikota palembang namanya.

Qila : oh gitu,, bund, kakak kok pengen ketemu sama Aishwa Nahla..

Bunda: (Dengan sedikit kaget merespon) mmmm,, kenapa kakak pengen ketemu? kakak pengen main bareng Aishwa ya?

Qila : heemb,,, lucu kayaknya ya bund

begitulah saking senengnya si kakak sama Rekaman yg dibawakan Aishwa. hampir setiap waktu, bahkan sambil bermain dia selalu melantunkan syair atau lagu yg dibawakan Aishwa...

Dan hari ini, meskipun batuk, kak Qila masih saja bersemangat bernyanyi melantunkan sayair Aishwa, karena diminta budhenya nyanyi,,, dan dengan bahagia budhe ny juga merekam konser tunggal ny kak Qila dirumah...

Dalam hatiku mbatin, saat budhenya merekam, budhenya aja gemes,,, apalagi emaknya yg tiap hari melihat kelucuannya kakak saat bernyanyi. mengucapkan lirik berdasarkan yang ia dengar. Banyak yang salah kadang saat bershalawat, selama bunda tau shalawatnya bunda akan selalu memberikan koreksi saat kakak bernyanyi...

Bunda tidak berharap kakak menjadi Artis dan sebagainya. Bunda hanya ingin kakak memiliki kepercayaan diri dalam melakukan hal-hal yang kakak sukai. agar hidupnya lebih berwarna dan tidak mebosankan.

Selamat berbahagia menjalani aktivitas anakku :*

Rabu, 30 Oktober 2019

Penggembala Kambing (Role Play part 2)

Hari ini bunda melihat kak Qila seperti bingung mau main apa. Melihatnya main sendiri samvil nyelimutin kambing - kambingan yg terbuat dari karet seperti merasa aneh. Tapi entah apa yang ada dalam imajinasinya. Ketika bunda tanya katanya kambingnya lagi sakit jadi diselimutin. wkwwkk

Akhirnya bunda coba ajak kakak main bareng, karena adek sudah terlelap tidur. kemudian bunda menawarkan diri untuk bermain bersama...

Bunda : Kak, gimana kalau kita main gembala-gembalaan? kakak jadi anaknya sang Penggembala dan bunda jadi ibunya,,,

Qila : mauuuu bunda.. nanti kakak yang jadi penggembala kan?

Bunda : Iya kak, nanti bunda yg cerita kakak yg jasi penggembala ya.

kemudian bunda mulai membuat cerita ala kadarnya dan spontan pada waktu itu juga. Berikut adalah sedikit narasi yang masih aku ingat malam ini..

Suatu hari, disebuah desa yang sangat subur terdapat sebuah keluarga yang sangat berbahagia. Dalam keluarga itu terdapat Ayah, Ibu dan dua orang anak perempuan yang baik hati. Si kakak yang sudah besar sangat senanq sekali membantu orang tuanya. Setiap hari sepulang dari sekolah, dia selalu menggembala kambing untuk mengisi waktu kosongnya.

Doa selalu membawa kambingnya ke sebuah tempat yang terdapat rumput yang sangat subur, agat kambingnya bisa memalan makanan yang sehat. dia begitu bahagia melihat kambingnya begitu lahap memakan rumput.

Setelah sore tiba, dia pun pulang, tapi dia tidak pernah lupa untuk membawa rumput pulang untuk makan si kambing dikandang. ketika perjalanan pulang, tiba-tiba kaki si kambing terperosok dalam sebuah lubang kecil, kambing pun meraung kesakitan. Si penggembala pun  bingung, sambil mengelus-elus kepala kambing si penggembala menolong kambing agar dapat segera terselamatkan. Akhirnya kambing pun selamat.

Ketika tiba dirumah penggembala memberikan salam dan mengetuk pintu. Ibunya pun menyambut kehadiran anaknya dengan penuh bahagia...

Loh... kenapa cemberut sayang?

ibu, si kambing kasihan kakinya luka, tadi terperosok dalam lubang...

Jangan sedih sayang, kata ibunya...

Yuk main sama adik,,, 

nanti ibu akan obati lukanya agar si kambing bisa berjalan dan berlari kembali.

Sang anak pun menganggukkan kepalanya..

Nanti kamu boleh cerita kepada ayah, kalau kambingnya sakit, siapa tau ayah lebih tau cara mengobatinya daripada ibu

Selama bunda bercerita, Kak Qila berakting seperti yang bunda utarakan, tidak begitu jelek aktingnya. Kak Qila seperti paham maksud dari ceritanya. Bahkan saat bunda bilang si penggembala mengelus kepala kambing saat sedang kesakitan kak Qila langsung respon mengelus kepala kambing mainannya.

Point utama yang bunda ambil dari permainan peran hari ini sebenarnya untuk melatih rasa kepercayaan diri kak Qila. Kalau dihadapan orang tuanya kadang kak Qila malu kalau direspon. taoi kali ini karena tidak ada yg berkomentar ditengah cerita, kak Qila berakting dengan penuh percaya diri. 

Biasanya dalam keseharian kak Qila suka ngobrol dan cerita sendiri, terkadang dia juga berkata seolah membuat dialog antara dua orang yang sedang bercakap - cakap. 

Selasa, 29 Oktober 2019

Penjual Ice Cream (Role Play part 1)





Setelah 5 Hari pertama fokus memperhatikan kebiasaan kakak menggambar dan mewarnai. Mulai hari ini Bunda coba ingin fokus pada kebiasaan kakak yang lain. Kali ini bunda coba fokus pada kebiasaan kakak yang suka ngomong sendiri saat bermain. Seperti sedang berakting menurutku, namun selalu unik dan lucu. Bunda merasa ada bakat yang busa digali disana, entah itu acting atau story telling.

Ceritanya, Ketika selesai disalini pakaian untuk tidur, kakak yang gak pernah bosan bermain selalu saja melakukan hal-hal yang disukainya. Tiba-tiba dari ruang depan, kakak datang menghampiri Ayah, Bunda dan adiknya dengan menaiki gledekan adiknya.

 Ice cream,,, Ice cream,,, siapa mau beli?...  begitulah ucapnya seolah menawarkan dagangannya. tiba-tiba kakak menawarkan pada bunda...

Qila : Bunda, mau beli ice cream?

Bunda: Mau,,, Beli satu ya...

Qila : (sambil memakai seoatu kain adiknya ke tangan seolah dijadikan sarung tangan) Bunda tanya to,,, mbak kenapa kok pakai sarung tangan.

Bunda:( Dengan latah bunda ikut saja maunya si kakak) oh iya,,, mbak kenapa kok pakai sarung tangan?

Qila : (merespon sambil tersenyum genit dan memiringkan kepalanya ke satu arah lalu menjawab) biar bersih...

 Bundanya hanya bisa tersenyum geli melihat tingkah lucunya ini. Lalu kak Qila bertanya lagi... 

Qila : Mau yang rasa apa Bunda? ada strawberry, jeruk dan melon? 

Bunda : Rasa jeruk ya satu.. 

Qila : Mau dicampur gak stroberi jeruk sama melon?

Bunda: ohhhh boleh ya dicampur? 

Qila : Boleh dong... 

Bunda : Yasudah, kalau begitu pesen satu ya mbak yang dicampur... 

Qila : okeyyyy . ini sudah jadi.  

Lalu kak Qila berperan seolah memberikan ice-cream yang sudah siap disajikan,, 

Ah... nak,, betapa lucunya kau ini, Entah apa yang membuat bundamu terkadang masih sulit sabar dalam mengasuhmu. Setiap habis memarahimu malamnya bunda hanya bisa menangis sambil meratapi kesalahan bunda,,, 

Semoga bunda bisa menjadi lebih baik lagi ya sayang,,, 


Senin, 28 Oktober 2019

Menggambar Kura-Kura

Bunda... Bunda... Lihat nih kakak gambar kura-kura,,, teriak kak Qila dari kejauhan menghampiri bundanya yang sedang menidurkan adiknya. Hampir saja bunda marah karena adik terbangun, tapi Alhamdulillah akhirnya gak jadi karena melihat kakak begitu sumringah menunjukkan karyanya.

Bunda: Wah... Bagus banget,,   

Qila: Bunda, bener gak kura-kura bentuknya seperti ini?

Bunda:, bener sayang,,, jawabku

Qila: Habis ini mau kakak warnai ya bunda, warnanya hijau kan?

BundaB Heemb, bener, nanti yang titiknya diwarnai hijau tua ya biar lebih bagus. 

Bunda: Lho ini kakinya kok cuma dua kak? 

QilaQ Emang kakinya ada berapa bunda? 

Bunda : kakinya ada empat, nanti dibagian atas dikasi kaki lagi ya..

Qila: Iya bunda


Sabtu, 26 Oktober 2019

Tak ada kertas Kardus pun jadi

Untuk menyalurkan kesenangannya dalam menggambar kak Qila ini bisa dibilang super kreatif. Ketika dia melihat kertas apa saja yang bisa dijadikan media untuk menggambar maka jadilah gambar pada kertas tersebut. Kertas bekas wadah odol, wadah lampu dan apa saja pernah dia pakai buat corat coret. Sampai-sampai,,,, buku tulis sekolah juga jadi bahan untuk menggambar, karena bunda kurang teliti saat ngecek buku kakak.

Malam ini kebetulan ada temen kak Qila sekolah TPQ yang datang kerumah untuk keperluan service HP, jadilah dia bermain sama temennya itu. seneng banget si kakak karena ada temennya, karena bunda sedang gak bisa nemenin karena lagi ngelonin adeknya.

setelah adik nyenyak dan temen kakak juga sudah ouw, bunda hampiri si kakak yang tengah asyik menggambar, lalu bunda bertanya...

Bunda : Kakak lagi gambar apa?

Qila : Lagi gambar orang,,, Bund, ini gambar orangnya yang buat mbak jihan, lucu ya bund..... 

Bunda: (Memperhatikan gambar yang ditunjuk kakak) Lucu kenapa kak? gambarnya cuma kepala sama kaki aja ya? 

Qila : iya, masa gambar orang gak ada badannya... 

Bunda: Tapi lucu ya kak

Qila : (Mengangguk) bund, tadi mbak jihan kesini sama ayahnya ibu dan adeknya. adeknya masih kecil kayak adeknya kakak, tapi udah bisa jalan.

Bunda : Adek kakak juga bentar lagi bisa jalan, tapi adek sekarang masih tetahan kak. nanti kalo adek udah bisa jalan kakak pasti tambah seneng, kalo jalan kakak bisa gandeng adek ya,,,

Qila : Nanti adek kakak gandeng biar gak ditebrak motor ya bund?. 

Bunda : iya, kan kakak harus pinter sama adek. pinter ngajarin adek juga, menggambar, menulis,,, dan gak boleh rebutan mainan terus. nanti adeknya juga diajarin, kalo gambar harus dikertas, gk boleh di dinding. 

demikianlah obrolan bunda tadi dengan kakak, tidak membatasi untuk berkreasi dan harus tetap diarahkan,,, 
jika menggambar harus pada media yang tepat, jika menggambar orang ya harus ada anggota tubuh yang lengkap,,, 




Jumat, 25 Oktober 2019

Aku suka Menggambar

Dalam keseharian, kak Qila tidak pernah lepas dari yang namanya menggambar. Sejak umur 10 bulan dia memang suka banget pegang kertas dan pulpen. Bahkan waktu mudik ke Medan pun kami bawakan dia buku dengan pulpen sebagai salah satu alternatif jika kak Qila rewel dalam perjalanan. Saat mudik itu kak Qila berumur 13 bulan. 

Awalnya hanya coretan - coretan saja, lama kelamaan bisa membuat garis, lingkaran dan sekarang kak kila sudah bisa menggambar bahkan menuliskan beberapa huruf Hijaiyah. Karena kak Qila baru sekolah TPQ saja maka huruf hijaiyah lah yang pertama kali bisa dia tuliskan. 

Belakangan ini kak Qila mulai penasaran dengan tulisan yang ada di buku. karena pengen  bisa nulis banyak kayak dibuku akhirnya dia buat lingkaran kecil yang dijejejr seperti tulisan. Ketika bunda bertanya,,,, 

Bunda : kak kenapa kakak bikin lingkaran kecil banyak banget? 

Qila  : kakak lagi bikin tulisan bunda... 

Bunda : owhhh,,, fikirku,,, 

Ternyata dia mulai penasaran gegara sering dibacain cerita dan melihat tulisan yang banyak dari buku yang dia lihat. Bahkan sering juga dia seolah membaca cerita sambil melihat gambar dan menunjuk tulisan  yang ada pada buku ceritanya. Karena hampir hafal alur ceritanya mudah bagi kak Qila untuk menceritakan kembali dengan bahasanya sendiri. 

Kembali lagi pada point suka menggambar, sepenglihatan bundanya kak Qila itu tidak pernah lepas dari pensil atau pulpen,  pensil warna dan juga krayon. sejak dia bisa mewarnai dan menggambar aktivitas ini semakin rutin ia lakukan bisa dibilang tiada hari tanpa menggambar. 

Saat ini yang paling sering kak Qila gambar adalah orang dan bunga. dan pagi tadi saat sedang sarapan dia asyik dengan kertas dan pulpennya. katanya sedang menggambar orang yang ada kucirnya. diantara gambarnya tersebut katanya itu adek Mecca. spontan emaknya ketawa.. . gambarnya lucu menurutku,,, karena gambar itu keluar dari imajinasinya sendiri.,, 

berikut ini adalah hasil karya kak Qila tadi pagi,,, :) 


Kamis, 24 Oktober 2019

Bikin topeng bersama Ayah

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,
Alhamdulillah,,, level 7 sudah dimulai,,, 
akhirnya emak bisa belajar kembali, hehehe

Di level 7 ini aku berencana untuk lebih mengarahkan kak Qila tentang apa saja yang dia sukai, seperti Menggambar, mewarnai, menyanyi dan bermain bersama teman-temannya(bersosialisasi)..

Hari ini kak Qila minta dibuatin ayahnya topeng-topengan dan kemudian diwarnai sendiri oleh kakak.

Sebenarnya kemarin kakak sudah bikin topeng karyanya sendiri dan dibantu bunda saat memasang karet untuk dipasang dikepala. kemarin sengaja bunda biarkan kakak berkreasi sendiri dan kemudian diguntingnya sendiri. karena si ayah gak puas kemarin bunda gak membantu kakak buat topeng yang bagus jadilah hari ini si ayah buatin topeng hasil karyanya. Padahal kemaren itu bunda bukan tak ingin bantu, tapi si kakak yang mau bikin sendiri. Tapi dia begitu bangga bisa bermain topeng hasil karyanya sendiri,,, wkwkwkwk

berikut ini adalah tahapan disaat kakak bikin topeng bareng ayah dihari ini...






putih: topeng hasil karyakkak Qila
Coklat: Karya Ayahnya


Setelah topeng jadi, kak Qila dengan bangga melapor ke bunda,,, 

Qila : Bunda,,, kakak buat topeng loh sama ayah, kakak yang warnai sendiri, warna - warni kayak pelangi. 

Bunda : Wah,,, hebat, pasti bagus ya kak? 

Qila : Ayo to bunda lihat, lagi dipasang karet sama ayah,,, 

kemudian bunda hampiri ketempat kakak membuat topeng bersama ayahnya. Karena adek yang sedang dikeloni juga sudah nyenyak,,, 

setelah itu kak Qila make topeng sambil ikut bunda ny kerumah tetangga tanpa merasa malu. tapi akhirnya dia malu juga saat ada yang komentar, ixixixixix