Tampilkan postingan dengan label Setiap anak adalah Bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setiap anak adalah Bintang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2019

Suara Emas

Hari ini adalah hari kelima bunda mengamati kebiasaan menyanyi kak Qila, dan sampai hari ini bunda belum bisa memastikan apakah itu bakatnya atau hobi. Sejak pagi, kak Qila begitu aktif, nyanyian tak pernah lepas dari aktivitasnya, sampai - sampai ayahnya bilang kalau kak Qila udah kayak radio aja. seharian klo gak ngomong terus ya nyanyi terus. Bunda juga sampai lelah menanggapi pertanyaannya. karena kalau tidak ditanggapi kak Qila kecewa dan marah. 

Sabar terus diupayakan agar tidak terbawa emosi meski sempat terpancing juga karena gak kuat denger ocehan kak Qila. Ya Allah nak  maafkan bunda, mungkin kakak memang butuh perhatian lebih, mungkin kakak merasa kesepian hari ini karena bunda repot sendiri dengan pekerjaan rumah. Sampai-sampai suara kak Qila serak, dan alhamdulillah kak Qila bisa tidur lebih awal karena tadi tidak tidur siang. 

Semoga esok hari kak Qila dan adek bangun pagi dengan penuh semangatya,,, kita nyanyi dan main bareng lagi. 

Rabu, 06 November 2019

Menyanyi sebenernya hobi kak Qila atau bakatnya?

Selama memperhatikan kesukaan kak Qila terhadap aktivitas bernyanyi dalam kesehariannya, bunda sampe sedikit bingung sebenarnya ini hobi kak Qila bernyanyi atau emang bakatnya kak Qila?

kalau dari segi suara belum termasuk sih, tapi lumayan menurutku, dia selalu berusaha untuk bernyanyi dengan nada yang selalu ia usahakan agar mirip dengan penyanyi aslinya. Sanpe kepikiran bikin cover lagu ala-ala kak Qila. wkwkwk

Dari segi lirik, beberapa sering salah karena kak Qila belum bisa baca, jadi dia hanya bernyanyi seperti yang ia dengar. jika bunda tau liriknya maka akan bunda benarkan. Saat bunda koreksi liriknya kak Qila sering sekali menanyakan makna akan kata tersebut. Ternyata dia berusaha memahami isi dari liriknya.

Ternyata lucu juga ya kalau memperhatikan kebiasaan anak sendiri. kemana aja aku selama ini, merhatiin tapi belum maksimal... hiks...

Apalagi saat kak Qila menyanyikan lagu dengan bahasa lain, b. Inggris atau bahasa apalalah,,, lucu banget, padahal dia gak paham artinya, hanya saja dia suka dengan film atau tayangan lagu tersebut.

Dan yang bikin bundanya tambah bingung itu malam ini sebelum tidur, kak Qila minta hp bunda tapi karena tau gak diperbolehkan main hp sama bundanya, dia minta izin ke ayah buat pake hp yg biasanya dipakai kak Qila untuk nyanyi dan main game. Karena batre tinggal dikit mungkin, makanya diizinkan sama si ayah.

Setelah hp ditangan, kak Qila minta bunda buat buka folder yang berisikan lagunya Aishwa Nahla. setelah ketemu bunda pasrahkan ke kakak dan kakak langsung saja ngoceh sendiri milih videonya. yang ini Man ana, yang ini sibiyan, yang ini bunda,,, ahhh yang ini aja lah katanya sambil memencet lagu yang dipilih... dan setelah itu kak Qila enjoy banget dengerin musik sambil tiduran. Sesekali dia berdiri menirukan gaya Aishwa saat bernyanyi. Owalah naaak batinku,,, karena gemas melihat tingkahnya yang berlari - lari kecil diatas kasur. Enaknya udah ketar ketir kalau adek sampe terbangun. tapi kak Qila gak perduli dan enjoy dengan apa yang dia lakukan





diatas adalah penampakan polah kak Qila saat dengerin musik
 Hp dipojok atas tetap ditonton sambil mengikuti gaya Aishwa 

Jumat, 01 November 2019

Bu Guru Kecil (Role Play part 4)




Pagi ini sehabis sarapan dan mandi, seperti biasanya kakak langsung mencari mainannya dan bermain apa saja yang dia suka. Kali ini kakak asyik memanjat diatas kursi. Tentu saja bunda ingatkan, karena tidak baik berdiri diatas kursi. Namun usaha bunda belum membuahkan hasil. Kak Qila tiba-tiba berdiri diatas kursi dan mengucapkan Basmalah. Lalu berkata pada bundanya,,,

Qila : Bunda, kakak main guru-guran ya,,, ini papan tulisnya..

Bunda : Yaudah kali ini gak apa, tapi kalau ada orang lain jangan berdiri di atas kursi ya,,, 

Qila : siap boss,,, begitulah responnya agar tidak dimarahi bunda. 

Bunda : Hati - hati ya kak, awas kaki nya nyangkut dipegangan kursi

Qila : Iya bunda, Bund,,, bunda disini aja to sama adek,, panggilnya saat melihat bunda beranjak,,, 

Bunda : Adek sudah ngantuk sayang, mau bunda keloni dulu.

Qila : gak papa, sebentar aja, kakak jadi guru bunda sama adek jadi muridnya 

Setelah itu bunda berperan sebagai muridnya kak Qila. Kak Qila memperhatikan semua csra gurunya disekolah saat mengajar. Dari segi ucapan dan intonatisinya dalam mendikte bunda mengucapkan huruf hijaiyah mirip banget seperti gurunya.

Dalam hati aku mbatin, alhamdulillah anakku mewarisi keterampilanku sebagai guru. ah,,  aku jadi rindu suasana mengajar, rindu bermain dengan anak-anak yang lucu. Tapi kini aku punya kak Qila dan dek Mecca, mereka berdualah muridku yang sebenarnya. Aku harus bisa menjadi ibu yang lebih baik lagi,, , 

Kamis, 31 Oktober 2019

Bunda bercerita kakak berakting (Role Play Part 3)


Siang tadi sebelum tidur, bunda membacakan cerita untuk anak-anak. Bunda minta kakak untuk memilih cerita yang mau dibacakan. lagi-lagi cerita dengan judul Sang Singa adalah pilihannya.sejak buku cerita tersebut dibeli sampai sekarang judul tersebut masih saja menjadi cerita favorite ny.

Kali ini kakak yang memibta sendiri untuk berperan sebagai singa, dan si adek dia bilang sebagai kelinci. Bunda pun memulai membacakan cerita, baru saja memulai membaca tiba-tiba si adek merespon seolah memperagakan suara singa, akhhhhhhh sambutnya demikian. Spontan bunda dan kakak tertawa geli melihat ulah si adek, ternyata adek jiga udah bisa bermain peran. wkwkwkwk

setelah tawa hilang kami mulai kembali ceritanya dari awal, ketika sampai pada bagian yang menceritakan Sang Singa menerkam kelinci kak Qila pun merespon dengan auman serta gerakan seolah menerkam kelinci, adeknya yg dia anggap sebagai kelinci kaget dan sempat menangis sebentar karena tak ingin diganggu karena sedang asyik melihat gambar pada buju yang bunda pegang.

Cerita pun berlanjut, sepanjang bunda membacakan cerita kak Qila selalu berperan aktif. berakting seperti Singa. 

Minggu, 27 Oktober 2019

Menggambar dan Mewarnai

Siang ini adik lebih dahulu tidur, dan seperti biasanya, kak Qila paling sulit kalau disuruh tidur, maunya main terus. Kak Qila akhirnya bunda arahkan untuk menggambar saja, biar tdk mengganggu tidurnya si adek. kak Qila menyambut tawaran bunda dengan sangat antusias, karena dia memang suka menggambar.
Qila : Bund... kakak mau gambar anak-anak kuciran ya,,,,
Bunda : Iya boleh,,, (lalu bunda hanya memperhatikannya tanpa mengomentari sampai gambarnya selesai)
Qila : mmmm bunda,,, sekarang kakak mau bikin rumahny.
Bunda: iya bolehh
Setelah selesai, kakak memutuskan untuk mewarnai gambar rumahnya. Kali ini bunda coba melatih kakak menggunakan pewarna cair. Bunda putuskan untuk mengambil pewarna makanan agar lebih aman. Kak Qila mewarnai menggunakan cuuton buds agar warnanya menyerap cepat. karena yang diminta hanya warna hijau bunda hanya menyiapkan satu warna saja.

Setiap kali mengajak kak Qila menggambar, bunda tidak memintanya menggambar ini dan itu. Kak Qila lebih sering memutuskan sendiri apa yang ingin dia gambar. Alasan bunda tidak memintanya menggambarkan sesuatu, agar kak Qila bebas mengekspresikan imajinasinya tentang sesuatu yang ingin ia gambar. jika ada sesuatu yang kurang bunda hanya memberitahukan. Misalnya, pernah suatu hari saat awal kak Qila menggambar orang, kak Qila menggambar tangan hanya garis panjang saja, tidak ada jarinya, sejak itu kalau gambar orang - orangan selalu diberi jari meski bentuk jarinya masih garis2 kecil saja. 


Menggambar anak-anak berkucir

Mewarnai dengan pewarna cair

Pelajaran hari ini:
Mencoba media pewarna cair